Gubernur Khofifah: Duka Papua Duka Bagi Jawa Timur

Kerusakan akibat gempa M 5,4 di Jayapura, Papua. (BMKG)
Kerusakan akibat gempa M 5,4 di Jayapura, Papua. (BMKG)

Surabaya, blok-a.com – Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 melanda wilayah Papua, Kamis (9/2/2023), pukul 13.28 WIB atau 15.28 WIT.

Fenomena alam ini dirasakan langsung oleh Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom. Pusat gempa berada di 2.60 LS dan 140.66 BT.

Akibatnya, beberapa bangunan mengalami kerusakan dan 4 orang orang korban dinyatakan meninggal dunia.

Menurut Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, duka Papua menjadi duka masyarakat Jawa Timur.

“Saya mewakili warga Jatim turut menyampaikan duka yang mendalam terhadap apa yang terjadi di Papua. Jatim dan Papua selama ini hubungannya sangat baik, sehingga musibah ini juga memberikan duka bagi kami,” ujarnya di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (10/2).

Baca Juga: Video Cafetaria di Jayapura Tenggelam ke Laut Akibat Gempa 5,4 SR

Kepada para keluarga korban, Khofifah menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya.

“Terenggutnya nyawa saudara-saudara kita memang merupakan kehilangan yang paling sulit dalam keadaan seperti ini. Karena tidak peduli seberapa besar kerugian materiil yang kita derita, hidup manusia akan selalu lebih berharga,” pungkasnya.

Di tengah berbagai ancaman bencana alam, Khofifah menyebutnya sebagai cobaan sekaligus pelajaran untuk manusia secara keseluruhan.

Maka dari itu, mantan Menteri Sosial RI itu mengajak masyarakat untuk kembali mencintai alam dan lebih mendekatkan diri kepada Allah Tuhan Penguasa Alam.

“Sekarang ini dunia memang sedang diuji. Mulai dari gempa di Turki, Syiria, dan tempat lainnya. Ini sebenarnya tanda untuk kita lebih menjaga lingkungan, mencintai alam, dan lebih banyak mengingat Allah,” tuturnya.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Jayapura dan sekitarnya telah mengalami gempa bumi sebanyak 1.055 kali sejak 2 Januari 2023. Tercatat 120 di antaranya yang bisa dirasakan masyarakat.

Untuk Kota Jayapura, gempa yang dirasakan berskala V MMI. Yang berarti getaran dirasakan hampir seluruh penduduk.

Sedangkan, untuk Kabupaten Keerom, skala intensitas tercatat III-IV MMI atau getarannya dirasakan nyata dengan bergetarnya objek di sekitar.

Sementara, untuk Kabupaten Jayapura, intensitas getaran berada di III MMI. Yang mana, gempa terasa di dalam rumah seakan-akan kendaraan besar berlalu.

Saat ini Pemprov Jawa Timur sedang melakukan kordinasi untuk mendata kebutuhan bantuan untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak gempa.(kim/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, budaya, dan peristiwa terkini di Jatim dan Surabaya
Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, budaya, dan peristiwa terkini di Jatim dan Surabaya