Dishub Kota Malang Siagakan 96 Personel Gabungan Antisipasi Kepadatan Kawasan Kayutangan Heritage

Suasana Kayutangan Heritage di malam hari. (blok-a.com/Satria Akbar Sigit)
Suasana Kayutangan Heritage di malam hari. (blok-a.com/Satria Akbar Sigit)

Kota Malang, blok-a.com – Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang terus melakukan persiapan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Kayutangan Heritage. Kawasan ini diprediksi akan dipadati pengunjung karena menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kota Malang.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengerahkan 96 personel gabungan untuk mengelola parkir dan menjaga kelancaran di kawasan tersebut. Para personel ini akan mulai disiagakan sejak 23 Desember 2024.

“Kami libatkan dari Polresta, Kodim, Garnisun, Satpol PP, dan Dishub. Ada delapan personel dikali empat titik,” ujar Widjaja.

Pria murah senyum ini menambahkan, untuk memberikan pelayanan parkir yang optimal, pihaknya akan memberlakukan sistem tiga shift dalam satu hari.

“Jadi ada 32 personel tiap shift-nya. Nanti ada tiga shift, berarti ada 96 personel yang bertugas untuk nanti ikut mengatur, memberikan informasi, dan memberi rasa nyaman sekaligus keamanan di sana,” jelasnya.

Seperti diketahui, Dishub Kota Malang akan menerapkan sistem parkir satu sisi di kawasan Kayutangan Heritage mulai 23 Desember 2024. Sistem ini berlaku di sisi barat kawasan, sedangkan sisi timur akan steril dari kendaraan roda dua maupun roda empat.

Widjaja mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dua sentra parkir untuk mendukung kebijakan tersebut, salah satunya di gedung eks Bank Mandiri Syariah.

“Untuk di gedung eks Bank Mandiri Syariah, itu tinggal memasang lampu penerangan saja. Untuk lainnya, kami sudah cat beberapa bagian, pembersihan di belakang, partisi triplek juga sudah kami hilangkan, dan sudah insya Allah bisa sepenuhnya digunakan (parkir),” pungkas Widjaja.(yog/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com