MALANG – Regenerasi atlet-atlet muda coba dilakukan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang. Untuk bisa menjaring atlet muda, dibutuhkan cara tak biasa. Disporapar pun menunjuk satu sosok cantik dari cabor tenis sebagai “wajah” dari prestasi olahraga di Kota Malang. Dia adalah Aileen Aurellia Farraz, petenis muda asal Kota Malang.
Aileen bisa dibilang jadi “brand ambassador” Disporapar untuk menarik atlet muda. Ya, personal branding semacam ini dianggap penting guna menjaring para atlet muda Kota Malang sebagai regenerasi selanjutnya.
Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk mempertahankan prestasi atlet dan ke depan dapat dilakukan pengembangan prestasi.
“Saat ini kita proses pembuatan video untuk personal branding. Dan Aileen ini kita pilih yang pertama. Selain dia petenis muda, dia juga sudah memenangkan berbagai kejuaraan lokal hingga internasional,” ujar Plt Sekretaris Disporapar Kota Malang, Dr Eko Sya SSos MM Kamis (1/10).
Ya, Ailleen memang one of a kind. Di usianya yang masih belia, 12 tahun, dia mampu menorehkan berbagai prestasi bagi Kota Malang. Harapan Disporapar, pemuda di kota ini bisa tertarik menjadi atlet dan yang sudah berstatus atlet, bisa makin terpacu untuk lebih berprestasi.
Rencananya nanti, hasil video visual tersebut nanti akan dipublish melalui videotron. Video branding juga bakal diputar di gedung-gedung bioskop dan juga media sosial agar bisa menarik audiens muda muda jaman sekarang di Kota Malang.
“Ketika anak-anak muda melihat video itu, harapannya mereka bisa termotivasi dan dapat menjadi atlet berdasarkan cabor yang mereka suka,” tambahnya.
Sementara itu, Aileen Aurellia Farraz, atlet muda yang ditunjuk oleh Disporapar sebagai “wajah” dari program ini mengaku bahagia. Dia senang bisa ikut berkontribusi dan memberi semangat bagi muda-mudi Kota Malang untuk terus meningkatkan hobinya sehingga kelak bisa bermanfaat. Contohnya dengan menjadi atlet berprestasi seperti dirinya.
“Penggalangan atlet muda untuk mewakili Kota Malang sendiri kan baru satu orang saja. Agar teman-teman bisa ikut termotivasi menjadi atlet juga. Apalagi dulu atlet tenis Kota Malang juga sangat banyak, sekaranglah saatnya untuk regenerasi dan semoga bisa membanggakan Kota Malang dan Indonesia,” ungkap Aileen.
Cewek yang pernah menjuarai International Junior Championship XXVIII 2019 untuk kategori double juara 1 dan single juara 1, Turnament Tenis ITF Junior International 2019 juara 2 kategori single, Peringkat 2 Nasioanl (Pelti) dan Peringkat pertama seleksi Porprov 2020 itu sebenarnya akui miris. Pasalnya antusias olahraga saat ini, khususnya cabor tenis sekarang sangat sedikit.
“Mungkin dari saya nanti sebagai atlet muda bisa menjadikan motivasi teman-teman untuk lebih giat lagi dan mencintai dunia olahraga. Saya berkeinginan bisa mengangkat cabor tenis Kota Malang agar bisa seperti dulu lagi,” tandasnya.










Balas