Kota Malang, blok-A.com – Kharisma Evianti meraih satu langkah lebih dekat untuk raih mimpinya, yakni punya salon kecantikan.
Gadis asal Malang itu kini telah mempunyai modal berupa teknik & ilmu bagaimana cara merawat kecantikan kulit.
Modal itu didapatkannya setelah mengikuti pelatihan kulit yang diadakan Pemkot Malang melalui Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang sejak dua hari lalu.
Di hari ke tiga pelatihan Rabu (16/11/2022), Risma sapaan akrabnya sedang melakukan pendalaman meteri soal facial wajah. Didampingi oleh pembimbing, Risma tampak sibuk melakukan penanganan pada wajah kliennya.

Risma menekuni pelatihan itu karena sebagai lulusan SMA dia tidak mendapat ilmu yang mampu menuntunnya sebagai owner salon kecantikan. Terlebih pelatihan ini pun gratis.
“Dari pelatihan ini saya bisa belajar cara-cara facial yang awalnya salah dalam urutan, saya jadi tau bagaimana cara yang benar. Disini saya juga bisa upgrade ilmu dan juga bisa menambah teman juga wawasan di bidang kecantikan,” ungkapnya saat ditemui blok-A.com, Rabu (16/11/2022).
Sebelumnya Risma mengaku awam dengan dunia facial, namun ia memiliki kegemaran dibidang kecantikan. Dengan demikian, ini merupakan langkah awal bagi Risma untuk belajar lebih di dunia kecantikan kulit.
“Saya belum pernah ikut pelatihan kecantikan kulit sebelumnya, jadi baru petama kali ini,” tuturnya.
Saat disinggung terkait alasannya punya mimpi sebagai pemilik salon kecantikan, menurut penilaiannya, saat ini prospek usaha dibidang kecantikan sedang diminati banyak muda mudi khususnya di Kota Malang.
“Kalau facial ini banyak diminati di Malang, soalnya banyak dari kalangan pelajar juga. Sama kalau harga kita bersahabat dengan kantong belajar pasti bisnis kita ramai,” ujarnya.
Risma pun percaya diri setelah mengikuti pelatihan ini. Dia berencana akan membuka salon kecantikan untuk mewujudkan mimpinya.
“Untuk rencananya mungkin saya mau buka salon insyaallah kalau ada rejekinya, karena udah punya basic sama udah dapat sertifikat juga,” imbuhnya.
Dengan mengikuti pelatihan yang digelar oleh Diskopindag, Gadis kelahiran 2001 ini berharap dirinya dapat mewujudkan impiannya serta bisa mendapatkan penghasilan dari skill yang diperoleh selama pelatihan.
“Harapan saya, dari pelatihan ini saya bisa menambah pengasilan dan bisa membuka salon sendiri supaya tidak bergantung ke orang lain,” pungkasnya.
Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan menyampaikan pelatihan tersebut digelar mulai 14 November hingga 19 November yang bertempat di salah satu hotel Kota Malang.

Terkait meteri pelatihan, peserta akan disuguhkan dengan berbagai ilmu dasar hingga ilmu khusus. Salah satunya yakni bagaimana cara merawat kulit wajah.
“Dalam pelatihan ini akan diberikan materi dan teknik merawat kulit wajah berbagai jenis kulit mulai dari kulit tidak bermasalah sampai dengan kulit bermasalah,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Arif menuturkan pelatihan kecantikan kulit banyak diminati sebab peluang kerjanya tinggia. Terlebih saat ini dunia kecantikan kulit sedang digandrungi oleh muda mudi Kota Malang.
“Pelatihan ini banyak diminati dan dianggap penting karena peluang pasarnya terbuka lebar,” tuturnya.
Dengan digelarnya pelatihan secara gratis, Disnaker berharap peserta mampu mengembangkan ilmu yang didapat untuk memasuki dunia kerja bahkan membuka peluang usaha baru di bidang kecantikan kulit.
“Kami berharap dengan bekal ilmu yang mumpuni dan keterampilan yang dipelajari dalam pelatihan ini, para peserta bisa memasuki dunia kerja atau membuka lapangan usaha baru di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.
Dengan membuka usaha baru nantinya akan meresap tenaga kerja, dengan demikian diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran di Kota Malang.
“Efek domino dari semua itu juga akan turut menekan angka kemiskinan. Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan ketrampilan dan kreativitas peserta serta bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya.
(ptu/bob)










Balas
Lihat komentar