Kota Malang, blok-a.com – Menjelang peringatan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-80, tradisi adu kreativitas untuk menunjukkan kecintaan pada tanah air mulai terlihat di kampung-kampung yang ada di Kota Malang.
Kreativitas itu terasa di lingkungan RT 05, RW 01 Kelurahan Bareng, Kota Malang. Dengan membawa semangat guyub rukun dan menghormati para pahlawan, warga kompak membentangkan bendera merah putih sepanjang 80 meter melalui kerja bakti pada 27 Juli 2025 kemarin.
Ketua RT 05 Kelurahan Bareng, Taufan Akbar mengatakan rencana ini sudah terpikirkan sejak tahun 2024 lalu. Lalu, ia menjelaskan konsep tersebut untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginan warganya.
“Momennya juga pas, tahun ke-80 terus saya buat kebetulan pas jalan ini sepanjang 80 meter. Ini memang dari warga, Ketua RT terlibat, juga kas, karena inisiatif dari saya sendiri,” ujarnya.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi warga Bareng untuk menyelesaikan penjahitan bendera merah putih itu. Dengan semangat gotong royong dan keguyuban warga, hanya butuh waktu dua hari menyelesaikan penjahitan bendera tersebut.
“Saya woro-woro ke grup warga. Setelah hari jumat beli kain, saya bilang waktu minggu kerja bakti bisa terlibat semua. Swadaya dari warga, gak ada yang keberatan,” lanjutnya.
Taufan menjelaskan, sepanjang bulan Agustus bendera dengan lebar 1,5 meter itu akan terlihat di wilayahnya. Hal itu untuk menyemarakkan perayaan HUT ke-80 agar semakin dapat dimaknai dan dirasakan oleh masyarakat.
“Ini juga ada umbul-umbul, dipasang sepanjang Agustus. Kalau kerja bakti dan menghias kampung bukan cuma Agustus tapi saat Ramadan juga,” katanya.
Sementara itu, Lurah Bareng Wiwaha Krismahenda mengaku bangga dengan warga yang telah ikut menyemarakkan HUT ke-80. Ia menjelaskan bahwa kreativitas dan inisiatif warga tidak akan berkurang habis untuk mewujudkan cinta tanah air.
“Kami kebetulan 3 Agustus ada kerja bakti serentak se-Kecamatan Klojen. Ini kami coba share untuk menginisiasi wilayah lain, barangkali bisa memacu kreativitas baru di Kelurahan Bareng,” ujar Wiwaha. (yog/bob)









