Capai Miliaran, Segini Biaya Pengadaan Gas Air Mata Polri Tiap Tahunnya

gas air mata, kimia, FIFA, pertandingan sepakbola, tragedi kanjuruhan, stadion kanjuruhan, aremania vs bonek, arema, persebaya, kesehatan, efek samping,
Ilustrasi: gas air mata (ist)

blok-A.com – Gas air mata kini menjadi polemik atas tragedi kelam Kanjuruhan. Hal ini bermula pada Sabtu, (01/10/2022), sejumlah polisi menggunakan gas air mata, untuk mengontrol massa usai pertandingan Arema FC Vs Persebaya.

Efek gas air mata tidak bisa dibendung lagi. Para suporter panik melarikan diri, mencari pintu keluar di Stadion Kanjuruhan saat itu. Alhasil, para penonton menumpuk di gate yang terkunci, berdesak-desakan hingga mengakibatkan korban jiwa.

Bicara soal gas air mata, berapa biaya per tahun untuk pengadaan gas air mata Polri?

Biaya Pengadaan Gas Air Mata Polri

Dari data yang dihimpun oleh blok-A.com, “Anggaran Polri Untuk Pengadaan Gas Air Mata & Peralatannya 2014-2022″ mencapai miliaran rupiah. Berikut nominal anggaran pengadaan gas air mata Polri untuk setiap tahunnya yang kami rangkum dari laman website LPSE Polri :

  1. 2014, Polri mengadakan gas air mata berserta peralatan lainnya dengan nominal sebanyak Rp 98,7 Miliar.
  2. 2017, Polri mengadakan gas air mata berserta peralatan lainnya dengan nominal sebanyak Rp 332,1 Miliar
  3. 2018, Polri mengadakan gas air mata berserta peralatan lainnya dengan nominal sebanyak Rp 29,9 Miliar.
  4. 2019, Polri mengadakan gas air mata berserta peralatan lainnya dengan nominal sebanyak Rp 32,9 Miliar.
  5. 2020, Polri mengadakan gas air mata berserta peralatan lainnya dengan nominal sebanyak Rp 226,9 Miliar.
  6. 2021, Polri mengadakan gas air mata berserta peralatan lainnya dengan nominal sebanyak Rp 173,2 Miliar.
  7. 2022, Polri mengadakan gas air mata berserta peralatan lainnya dengan nominal sebanyak Rp 160 Miliar.

Dari total anggaran tahun 2014 – 2022, anggaran Polri untuk mengadakan gas air mata bisa mencapai Rp 1,03 Triliun. Sampai saat ini, masih belum pasti rincian anggaran yang digunakan untuk apa saja. Yang jelas, Polisi terkadang menggunakan gas air mata ,untuk mengontrol massa.

Dalam konferensi pers di Mapolresta Malang pada Kamis (06/10/2022), Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengungkapkan bahwa belasan personil menembakkan gas air mata ke lapangan hingga tribun penonton.

“Terdapat 11 personel yang menembakkan gas air mata, ke tribun selatan tujuh tembakan, tribun utama satu tembakan, ke lapangan tiga tembakan,” tutup Listyo.
(rco)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com