Pelaku Curanmor di Kos-kosan Kebomas Gresik Ditangkap Polisi

04arrest
Ilustrasi penangkapan. (Reuters)

Gresik, blok-a.com – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menyasar rumah kos di wilayah Kebomas, Gresik diringkus polisi. Satu orang diamankan beserta uang sisa hasil penjualan motor curian.

Identitas pelaku diketahui berinisial AD (27) warga Jalan KH. Zubair Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.

Bermula pada rabu (6/9/2023) sekira pukul 16.30 WIB, telah terjadi pencurian sepeda motor Honda Beat Stret warna hitam AE 6071 L di sebuah rumah kos Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Gg. 24 RT 09 RW 03 Desa Randuagung, Kebomas.

Motor tersebut diketahui milik korban bernama Ayu (19) asal Kauman RT 02 RW 05 Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Kebomas Kompol Abdul Rokib kepada blok-a.com mengatakan, tim Opsnal Polsek Kebomas kemudian mengecek TKP dan mencari petunjuk dengan mencari CCTV dan memintai keterangan para saksi.

“Kami lakukan rangkaian penyelidikan dan berhasil mengamankan AD orang yang diduga pelaku, kemudian petugas melakukan introgasi dan dari pengakuan AD secara terus terang mengakui perbuatanya bahwa telah mengambil sepeda motor milik korban Ayu,” papar Kompol Abdul Rokib, Rabu (13/9/2023).

Dari pengakuan AD, aksinya dilakukan saat situasi kos sepi motor milik korban langsung diambil.

Setelah itu, oleh pelaku AD, motor tersebut disimpan di gang samping rumah tanpa plat nomor.

Selanjutnya pelaku menghubungi temannya yang bernama Wowok (di rutan kasus Curanmor) meminta bantuan dicarikan pembeli setelah mendapat petunjuk pelaku langsung CODan dengan pembeli.

“Sepeda motor milik korban dijual seharga Rp2.500.000,- dan uangnya digunakan kebutuhan sehari-hari dan membayar SPP sekolah anaknya,” tegasnya.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah celana jens, Helm Honda warna hitam, sepasang sandal kulit dan uang sisa penjualan sebesar Rp400.000.

Pelaku dan barang bukti dibawa ke kantor Polsek Kebomas untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. AD dijerat dengan Pasal 363 KUHP. (ivn/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?