Fakta-fakta Penemuan Mayat Dimutilasi dan Dicor di Semarang

mahasiswi ubaya
Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock

Blok-a.com – Warga Semarang tengah dihebohkan dengan kasus penemuan mayat di depot air isi ulang di Jalan Mulawarman Raya, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (8/5/2023).

Jenazah yang diketahui berjenis kelamin pria itu ditemukan dalam kondisi dicor beton. Kasus tersebut saat ini ditangani Polrestabes Semarang.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan mengatakan, kasus ini diketahui setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Berikut fakta-fakta terkait penemuan mayat di Semarang

1. Kronologi Penemuan

Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan menuturkan penemuan mayat berawal dari seorang saksi berinisial Y yang tidak kunjung bertemu dengan korban sejak Jumat (5/5/2023).

Saksi pun kemudian menghubungi warga yang tinggal di belakang toko, yang juga pemilik lahan tersebut. Saat itu kondisi toko sedang tutup dan terkunci. Saat dibuka paksa, bau tak sedap langsung terendus.

Begitu disisir isi toko, terdapat sebuah gundukan cor. Kaki manusia pun terlihat di atasnya. Mengetahui hal itu, istri korban dan warga setempat langsung melapor ke Polisi.

“Nah siang tadi di lokasi ada bau makin menyengat, waktu pekan lalu juga sudah ada bau. Saksi ini kemudian datang dengan pemilik kontrakan yang lokasinya di belakang rumah tempat usaha untuk cek,” ujar Donny.

2. Jasad Korban Dicor

AKBP Donny Lumbantoruan juga menyampaikan berdasarkan hasil penyelidikan, hampir semua tubuh korban dicor menggunakan semen dan hanya terlihat kaki korban.

“Posisi kepala di bawah dan kaki di atas,” jelasnya.

Selain itu, lokasi mayat saat ditemukan berada di celah antar bangunan di tempat usaha isi ulang galon itu. Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban dan untuk selanjutnya dilakukan autopsi.

3. Korban Mutilasi

Berdasarkan hasil olah TKP, jasad mayat dicor di Semarang ditemukan dengan kondisi termutilasi menjadi beberapa bagian.

Jasad korban ditemukan dengan kondisi kaki terikat tali raffia berwarna biru. Bagian kepala dan dua tangan korban dimutilasi dan ditemukan di dalam sebuah karung yang ikut dicor.

Polisi menduga mutilasi dilakukan pelaku sebelum jasad korban dicor dengan semen. Polisi sudah mengamankan 1 orang saksi dan masih mencari keberadaan seorang karyawan yang menghilang pasca kejadian.

4. Korban Diduga Pemilik Usaha

Donny mengatakan identitas korban tersebut belum bisa dipastikan karena masih harus menunggu hasil autopsi. Namun, dugaan sementara, korban adalah pemilik usaha.

“Dugaan sementara korban merupakan pemilik usaha,” ujarnya.

Donny pun memastikan pihaknya masih mendalami penyebab kematiannya. Dugaan sementara, korban merupakan korban pembunuhan.

(hen)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?