Layanan Homecare Terintegrasi untuk Pasien Stroke Pertama di Malang Ada di Persada Hospital

Kota Malang, blok-a.comPersada Hospital Malang resmi meluncurkan layanan Homecare Terintegrasi untuk mendukung perawatan dan pemulihan pasien stroke, Kamis (14/8/2025). Program ini dirancang memberikan perawatan menyeluruh, aman, dan nyaman langsung di rumah pasien.

Direktur Persada Hospital, dr. Kristiawan Basuki Rahmat, M.Kes., menyebut stroke masih menjadi ancaman serius di Indonesia. Banyak pasien kesulitan pulih optimal karena terbatasnya akses perawatan lanjutan dan minimnya pendampingan medis di rumah.

“Inovasi ini kami hadirkan untuk menjawab tantangan tersebut. Pasien akan mendapatkan pemeriksaan rutin, terapi rehabilitasi dan fisioterapi di rumah, edukasi serta pendampingan keluarga agar perawatan berlanjut konsisten, hingga pemantauan risiko untuk mencegah kekambuhan,” jelas Kristiawan.

Layanan ini menempatkan pasien dan keluarga sebagai pusat perawatan dengan pendekatan personal sesuai kebutuhan masing-masing.

Persada Hospital menawarkan dua paket Homecare Terintegrasi, yakni lima hari seharga Rp1,7 juta dan tujuh hari seharga Rp2,4 juta.

“Pasien akan merasa lebih nyaman karena dirawat di rumah sendiri, sehingga proses pemulihan lebih efektif,” ujarnya.

Tenaga medis yang terlibat terdiri dari dokter, fisioterapis, dan perawat profesional dengan standar pelayanan setara rumah sakit.

“Seluruh prosedur dilakukan terukur dan aman, memastikan pasien mendapat perawatan terbaik meski berada di rumah,” kata dia.

Menariknya yang bisa menikmati layanan ini tidak hanya di Kota Malang saja. Tetapi pasien yang di luar daerah juga bisa mendapatkan layanan Homecare Terintegrasi. Caranya adalah secara online.

Dokter Persada Hospital bakal memantau melalui smartphone.

“Sekarang teknologi ini sudah semakin maju. Jadi dokter bisa memantau berapa langkah pasien per harinya berapa divideo dan difoto. Apa yang kurang nanti bisa dikomunikasikan lewat handphone,” jelasnya.

Dengan layanan ini, Persada Hospital Malang juga mendukung program Health Tourism di Malang. Sebab layanan ini baru pertama kali ada di rumah sakit Malang.

“Jadi Malang kan tempat wisata, tujuan wisata. Jadi saat ada pasien luar kota, kan bawa keluarga. Itu bisa jadi wisata juga di Kota Malang ini,” tutupnya. (bob)

(bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com