Childfree Ternyata Beresiko Bagi Kesehatan Hingga Sebabkan Kematian

bahaya childfree
Ilustrasi foto keluarga (foto: Freepik.com)

Blok-a.com – Pilihan hidup menjalani childfree, atau menikah tidak punya anak, memiliki sejumlah dampak kesehatan hingga risiko biologis, terutama bagi wanita.     

Seperti diketahui, istilah childfree belakangan ini memang ramai dibincangkan publik, usai influencer Gita Savitri membahasnya. Gita menyatakan keputusannya untuk tidak memiliki anak lantaran ingin tetap terlihat muda.

Kondisi childfree umumnya bisa terjadi berdasarkan dua jenis kemungkinan, yaitu kemandulan dari salah satu pasangan atau memang sudah menjadi pilihan hidup berdasarkan keputusan bersama.

Lantas apa penyebab childfree dan bagaimana dampaknya bagi seseorang?

Penyebab pasangan memilih childfree

Beragam sudut pandang untuk tidak memiliki anak sehinngga mengambil pilihan untuk tidak mempunyai anak setelah mereka menikah. Berikut ini sejumlah alasan mengapa pasangan memilih untuk childfree:

  • Faktor lingkungan
  • Tidak menyukai anak-anak
  • Tidak ingin stres karena anak
  • Tidak ingin gaya hidupnya terganggu
  • Merasa tenang dan damai jika hidup tanpa anak
  • Merasa kariernya akan terganggu jika mempunyai anak
  • Khawatir kehadiran anak akan merusak hubungan mereka
  • Tidak siap atau tidak mempunyai dorongan untuk menjadi orangtua
  • Menganggap bahwa punya anak akan membatasi kebebasan mereka
  • Tidak siap dengan tanggung jawab yang harus ditopang saat punya anak
  • Menderita penyakit mental yang tidak memungkinkan untuk membesarkan anak
  • Pengalaman traumatis di masa kecil yang membuat tidak mau menjadi orangtua
  • Merasa bahwa memiliki anak hanya akan menghabiskan energi untuk mengurusnya
  • Merasa tidak mampu untuk mengasuh anak, baik secara kemampuan maupun waktu
  • Memiliki masalah keuangan sehingga tidak memungkinkan untuk membesarkan anak dengan baik

Dampak menjalani pernikahan childfree 

Ada beberapa dampak yang mungkin Anda rasakan saat menjalani pernikahan childfree.

1. Perceraian

Dampak yang pertama dari gagasan childfree berhubungan dengan faktor psikologis. Keberadaan anak biasanya bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengusir kebosanan.

Terlebih jika dalam rumah tangganya sedang terjadi suatu masalah. Banyak juga kasus rumah tangga yang justru kembali akur dengan pertimbangan masa depan anak tersebut.

Oleh karena itu, tidak adanya seorang anak, ditakutkan pasangan akan lebih mudah bercerai.

2. Resiko mengindap kanker payudara

Menurut penelitian, wanita tanpa anak berisiko mempunyai kesehatan yang lebih buruk di kemudian hari, salah satunya kanker payudara.

Ketika Anda hamil dan menyusui, risiko terkena kanker payudara akan berkurang karena adanya perubahan hormonal selama menjalani kedua fase tersebut. Kondisi ini pun tentu akan meningkatkan risiko kematian dini.

3. Munculnya pandangan negatif

Pandangan negatif juga akan diterima oleh pasangan penganut childfree. Berbagai pandangan tersebut biasa dilontarkan oleh orang-orang sekitar.

Entah itu pandangan yang merujuk pada gangguan kesuburan atau mengenai keharmonisan rumah tangga.  

4. Matinya peradaban

Jika gagasan childfree semakin banyak diterapkan, tentu banyak juga pasangan yang tidak memiliki keturunan.

Tentu hal itu berdampak pada perkembangan populasi manusia. Apalagi jika angka kematian meningkat drastis, tentu hal ini bisa mematikan suatu peradaban

(hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com