Cegah Gesekan Antarperguruan Silat, Polsek Pacet Bangun Komunikasi Lewat Candi Emas

Kegiatan Mitigasi Pemeliharaan Kamtibmas bersama para tokoh perguruan silat tingkat ranting se-Kecamatan Pacet yang digelar di Mako Polsek Pacet. (foto: blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Kegiatan Mitigasi Pemeliharaan Kamtibmas bersama para tokoh perguruan silat tingkat ranting se-Kecamatan Pacet yang digelar di Mako Polsek Pacet. (foto: blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Polsek Pacet, Polres Mojokerto, memperkuat komunikasi dengan para tokoh perguruan silat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Pacet.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Mitigasi Pemeliharaan Kamtibmas bersama para tokoh perguruan silat tingkat ranting se-Kecamatan Pacet yang digelar di Mako Polsek Pacet, Jumat (18/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.50 hingga 20.40 WIB tersebut dikemas dalam Program Candi Emas (Cangkruan, Diskusi dan Edukasi Kamtibmas).

Sedikitnya 21 orang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari perwakilan sejumlah perguruan silat, di antaranya PSHT, IKS PI, Pagar Nusa, dan PSHW Ranting Pacet.

Turut hadir Kanit Intelkam Polsek Pacet Aiptu Zain Maarif, S.E., bersama sejumlah personel kepolisian lainnya.

Program Candi Emas menjadi ruang bagi kepolisian dan para tokoh perguruan silat untuk membangun komunikasi secara langsung. Tidak hanya bersilaturahmi, peserta juga berdiskusi mengenai pentingnya menjaga kerukunan serta mencegah potensi kesalahpahaman yang dapat berkembang menjadi gangguan Kamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti dialog interaktif, pengarahan Kamtibmas, ramah tamah, hingga doa bersama. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama.

Melalui forum tersebut, para perwakilan perguruan silat menyampaikan komitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pacet. Mereka juga sepakat mengedepankan komunikasi serta penyelesaian secara kekeluargaan apabila muncul persoalan di lapangan.

Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H., mengatakan pertemuan tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan para tokoh perguruan silat.

“Pertemuan ini merupakan wadah silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antar-perguruan silat dan Polsek Pacet. Melalui Program Candi Emas, kami ingin membangun ruang cangkruan, diskusi, dan edukasi Kamtibmas yang terbuka, sehingga setiap persoalan dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar,” ujar Umam.

Menurutnya, pengalaman yang pernah terjadi sebelumnya harus menjadi pembelajaran bersama agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Ia juga mengajak seluruh perguruan silat menjaga kekompakan dan keguyuban, terlebih Pacet merupakan salah satu kawasan wisata di Kabupaten Mojokerto yang banyak dikunjungi masyarakat.

“Mari kita jadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran untuk tidak diulangi kembali, serta bersama-sama menjaga kekompakan dan keguyuban. Pacet ini terkenal akan keindahan dan kedamaian masyarakatnya, sehingga kondusivitas wilayah harus kita jaga bersama agar tetap nyaman bagi warga maupun wisatawan,” tegasnya.

Umam meminta masyarakat maupun para tokoh perguruan silat segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Jika ada hal yang berpotensi mengganggu keamanan, segera koordinasikan dengan petugas atau manfaatkan layanan Call Center 110. Polisi Mojokerto sebagai Polisi Rakyat akan selalu siap mengayomi dan memfasilitasi kedamaian di tengah masyarakat,” katanya.

Komitmen menjaga kondusivitas juga disampaikan perwakilan pelatih PSHT Ranting Pacet, Yoyok.

Ia mengapresiasi langkah Polsek Pacet yang memfasilitasi pertemuan lintas perguruan silat tersebut. Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi menjadi bagian penting untuk menjaga hubungan antarperguruan silat tetap harmonis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolsek beserta jajaran yang telah memfasilitasi kegiatan silaturahmi yang sangat positif ini. Kami dari PSHT Ranting Pacet berkomitmen penuh untuk saling menjaga kerukunan antar-perguruan silat dan siap bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Pacet,” ujar Yoyok.

Ia menegaskan bahwa setiap persoalan yang muncul di lapangan perlu disikapi melalui komunikasi dan koordinasi, bukan dengan tindakan yang dapat memperluas persoalan.

“Apabila ke depan terdapat riak-riak kesalahpahaman di lapangan, kami sepakat untuk selalu mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan menyelesaikannya secara kekeluargaan agar tidak meluas,” tambahnya.

Polsek Pacet berharap Program Candi Emas dapat menjadi ruang komunikasi yang berkelanjutan antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat, termasuk perguruan silat.

Dengan komunikasi yang terbangun secara langsung, potensi kesalahpahaman diharapkan dapat segera diselesaikan sebelum berkembang menjadi gangguan Kamtibmas, sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan di wilayah Pacet tetap terjaga.(Sya)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu lingkungan hidup, hukum dan kriminal, sosial, politik, dan peristiwa terkini di Kabupaten/Kota Mojokerto, dan Jombang.