Tak Lagi Jadi Orang Terkaya di Dunia, Kekayaan Elon Musk Dikalahkan Pengusaha Ini

pengganti kekayaan Elon Musk
Elon Musk (ist)

Blok-a.com – Elon Musk dikabarkan sudah tidak menjadi orang terkaya didunia setelah kekayaannya ditandingi oleh seorang pengusaha asal Perancis.

Rupanya, posisi Elon Musk kini telah digeser oleh pengusaha fashion mewah Louis Vuitton atau LVMH Bernard Arnault.

Berdasarkan data dari Forbes dan Bloomberg, harta kekayaan Musk tercatat sekitar US$ 178 miliar (Rp2.775 triliun). Sementara Arnault sebesar US$ 188 miliar (Rp2.936 triliun).

Elon Musk sendiri merupakan pimpinan tertinggi serta pemegang saham terbesar di perusahaan otomotif, Tesla. Selain Tesla, Musk juga memiliki kekayaan yang datang dari perusahaan roket, yakni SpaceX.

Baru-baru ini, tepatnya dibulan Oktober, Musk juga telah membeli perusahaan jejaring sosial Twitter senilai US$ 44 miliar.

Lantas apa yang membuat kekayaan Musk menurun hingga tidak lagi menjadi orang terkaya didunia?

Pengamat dari Wedbush Securities, Dan Ives membeberkan penyebab kekayaan Musk dapat tergeserkan. Menurutnya kesepakatan Musk dengan Twitter telah membebani harga saham Tesla.

“Pertunjukan sirkus Twitter telah merusak citra Elon Musk dan itu merupakan pengaruh besar pada saham Tesla. Musk adalah Tesla dan Tesla adalah Musk,” kata Ives, dikutip dari BCC, Rabu (14/12/2022).

Bahkan untuk membeli Twitter kabarnya Musk sampai menjual sebagian sahamnya di Tesla, senilai miliaran dolar. Menurut Ives hal itu juga yang mendorong turunnya saham Tesla.

Terpisah dari kekayaan Musk yang menurun, simak profil dari Bernard Arnault, sosok pengusaha yang mampu geserkan posisi Musk sebagai orang terkaya didunia.

Arnault lahir dari keluarga industri di Roubaix, Prancis. Ia memulai karir profesionalnya sebagai seorang insinyur. Ayahnya, Jean Leon Arnault, lulusan École Centrale Paris, adalah seorang produsen dan pemilik perusahaan teknik sipil, Ferret-Savinel.

Setelah lulus, Arnault bergabung dengan perusahaan ayahnya. Pada 1976, Arnault meyakinkan ayahnya untuk mengubah fokus perusahaan menjadi real estat. Tahun 1984, ia mulai merambah bisnis barang mewah dan berhasil menghidupkan kembali Christian Dior sebagai landasan organisasi baru.

Pada 1984, Arnault mengakuisisi Financière Agache, sebuah perusahaan barang mewah. Ia pun mengambil alih perusahaan tekstil yang nyaris bangkrut bernama Boussac Saint-Frères. Itulah awal mula Arnault menguasai Christian Dior milik Boussac. Baru setelah itu ia menciptakan grup LVMH, yang dihasilkan dari merger antara dua perusahaan.

Beberapa tahun kemudian, Arnault mengakuisisi beberapa perusahaan lain selama periode tahun 90-an, termasuk perusahaan parfum Guerlain (1994), Loewe (1996), Marc Jacobs (1997), Sephora (1997), dan Thomas Pink (1999).

Arnault menikah dengan Anne Dewavrin pada tahun 1973 dan mereka memiliki dua orang anak sebelum bercerai pada tahun 1990.

Arnault kemudian menikah lagi dengan Helene Mercier, seorang pianis konser Kanada, pada tahun 1991. Miliarder Prancis ini dan istrinya tinggal di Left Bank Paris di wilayah selatan Sungai Seine, Perancis.

(hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com