Blok-a.com – Vitamin D sering kali terlupakan meskipun memiliki peran yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Dokter Kevin Mak, seorang influencer kesehatan di TikTok dengan akun @drkevinmak, memberikan penjelasan yang tentang bagaimana kita perlu memperhatikan kadar vitamin D dalam tubuh.
Menurut Dr. Kevin Mak, 7 dari 10 orang Indonesia kekurangan vitamin D. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya paparan sinar matahari, pola makan yang kurang mengandung vitamin D, atau faktor gaya hidup.
Padahal, vitamin D memiliki peran utama dalam memperkuat sistem imun tubuh, yang membantu menjaga stamina kita agar tetap optimal. Selain itu, vitamin D juga penting untuk kesehatan tulang karena membantu tubuh menyerap kalsium yang dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah masalah seperti osteoporosis.
“Buat kamu yang belum tahu, 7 dari 10 orang Indonesia termasuk kamu bisa aja kekurangan vitamin D,” ujar dokter Kevin Mak dalam video unggahannya.
“Makanya kamu butuh kadar vitamin D yang lebih optimal biar sistem imun kamu lebih baik menjaga stamina dan juga memperkuat kesehatan tulang,” sambungnya.
Meski memiliki manfaat untuk tubuh, dokter Kevin menekankan pentingnya mengonsumsi dosis vitamin D yang tepat untuk setiap orang.
“Kamu wajib tahu kalau dosis vitamin D setiap orang itu berbeda-beda tergantung dari usia dan kadar vitamin D ada di dalam darah,” ungkapnya.
Artinya, tidak ada dosis yang satu ukuran untuk semua orang. Jika kadar vitamin D dalam tubuh sangat rendah, misalnya di bawah 20 ng/ml, maka dosis yang dibutuhkan juga akan lebih tinggi.
“Contoh nih kalau kadar vitamin D kamu sangat kurang misalnya di bawah dari 20, artinya kamu membutuhkan dosis yang lebih tinggi, misalnya 5000 sampai 10.000 IU per harinya selama 2 bulan,” kata dokter Kevin.
Dosis tinggi ini akan membantu meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh dengan lebih cepat, sehingga tubuh bisa lebih optimal dalam menjalankan fungsinya.
Namun, jika kadar vitamin D sudah cukup, misalnya di atas 30 ng/ml, dosis yang lebih rendah sudah cukup.
“Kalau misal vitamin D kamu udah cukup, misalnya di atas 30, ya udah berarti konsumsi 1000 IU 1 sampai 2 kali sehari udah cukup,” pungkasnya.
Dosis 1000 IU per hari ini sudah cukup aman dan efektif untuk mempertahankan kadar vitamin D yang optimal. Bahkan, dosis yang lebih rendah seperti 400 IU atau 1000 IU per hari, yang dikonsumsi 1 hingga 2 kali sehari, masih jauh di bawah batas maksimal harian, sehingga aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.
Dokter Kevin Mak mengingatkan kita untuk memeriksa kadar vitamin D secara berkala agar bisa menyesuaikan dosisnya dengan kebutuhan tubuh masing-masing. Dengan mengetahui dosis yang tepat, kita dapat mengoptimalkan manfaat vitamin D tanpa risiko berlebihan. (hen)









