Jadi Masjid Tertua di Malang, Ini Sejarah Masjid Bungkuk Singosari

masjid tertua di malang
Ilustrasi foto Masjid At Thohiriyah (foto: Goggle Maps)

Blok-a.com – Masjid At-Thohiriyah atau lebih dikenal dengan Masjid Bungkuk merupakan masjid tertua di Malang yang menjadi saksi bisu penyebaran Islam di Malang Raya khususnya Kecamatan Singosari.

Masjid Bungkuk terletak di Jalan Bungkuk, RT 04 RW 04 Kelurahan Pagentan Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Sebagaimana diketahui dulu Singosari adalah sebuah kerajaan Hindu yang besar. Dahulu kawasan Bungkuk ini dekat dengan daerah pusat kerajaan, yang membuat pengaruh ajaran Hindu dan Budha masih sangat kuat.

Masjid tertua di Malang ini didirikan oleh seorang mantan laskar Pangeran Diponegoro, Kiai Hamimuddin sekitar tahun 1830 masehi. Beliau adalah salah satu tokoh berpengaruh dalam penyebaran ajaran Islam di Malang Raya, terutama di Kecamatan Singosari. 

Kedatangan Kiai Hamimuddin di Singosari menjadi langkah awal penyebaran agama Islam di Malang. Saat menyebarkan ajaran Islam, beliau memberikan ajaran yang bukan asli dari Arab, tetapi ajaran yang telah disesuaikan dengan kebudayaan di Jawa.

Awalnya, rumah ibadah ini hanya sebuah musala berupa gubuk. Dalam perjalanan dakwahnya, Kiai Hamimuddin mengajarkan hal-hal dasar dalam Islam, seperti tata cara salat.

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan Islam di daerah tersebut semakin pesat, akhirnya masjid pun mengalami renovasi hingga kokoh seperti sekarang ini.

Menurut informasi yang beredae, Masjid At Thohiriyah mengalami tiga kali pemugaran, sebelum tahun 1950-an, kemudian tahun 1950-an, dan terakhir pada tahun 2008.

Kendati demikian, masjid tetap mempertahankan tiga tiang penyangga yang merupakan cikal bakal Masjid Bungkuk. Ketiga tiang tersebut terbuat dari bahan kayu jati yang kokoh serta rutin dirawat karena merupakan bagian dari sejarah panjang masjid.

Masjid At Thohiriyah kini sudah sering dijadikan tempat ziarah masyarakat Malang, para peziarah bahkan berasal dari luar Jawa. Hal ini dikarenakan adanya makam keluarga Kiai Hamimuddin, tepatnya berada di belakang bangunan utama masjid.

(hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com