Kembangkan Potensi, Museum Reenactor Malang Siap Bertransformasi Bangun Perkumpulan Reenactor

Rancang reformasi kepengurusan Museum Reenactor Malang dengan mendirikan Perkumpulan Reenactor Kota Malang.(dok. Skydope for Blok-a.com)
Rancang reformasi kepengurusan Museum Reenactor Malang dengan mendirikan Perkumpulan Reenactor Kota Malang.(dok. Skydope for Blok-a.com)

Malang, blok-a.com – Museum Reenactor Malang terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan dan memajukan sejarah serta budaya Kota Malang.

Setelah sukses menyelenggarakan event Djoeang Fest yang dihadiri oleh ratusan pengunjung selama dua malam, Museum Reenactor Malang melanjutkan agenda dengan Kelompok Mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.

Berbekal kesuksesan Djoeang Fest, Ketua Komunitas Reenactor, Eko Irawan, menyatakan bahwa Museum Reenactor Malang berencana melakukan reformasi kepengurusan dan mendirikan Perkumpulan Reenactor Kota Malang.

“Pada bulan kemarin kami memang mengajukan surat kelembagaan. InsyaAllah akhir Juli atau awal Agustus, surat tersebut bisa turun sebagai penguatan kelembagaan kita. Jadi nanti Reenactor akan berdiri sebagai perkumpulan Reenactor Malang Kota Malang,” jelasnya dalam keterangan yang diterima blok-a.com, Jumat (29/7/2023).

Langkah ini diambil dengan tujuan mengembangkan potensi anggota dan mencapai lebih banyak masyarakat untuk ikut serta dalam pelestarian sejarah dan budaya, terutama di Kota Malang.

Antusiasme warga dan pengunjung menjadi dorongan bagi Museum Reenactor untuk mengembangkan unique selling point yang mereka miliki. Terlebih lagi, keberadaan museum ini belum sepenuhnya dikenal secara luas di Kota Malang.

Teatrikal di Djoeang Fest Kelurahan Sumbersari, Kota Malang, Minggu (23/7/2023) malam.
Teatrikal di Djoeang Fest Kelurahan Sumbersari, Kota Malang, Minggu (23/7/2023) malam.

“Saya banyak mendengar bahwa warga ternyata belum sepenuhnya tahu jika ada museum di daerah ini, tepatnya di Dusun Tawang Sari ini,” ujar salah satu mahasiswa UMM, Diovanny.

“Saya harap, setelah gelaran event ini, banyak masyarakat mengetahui keberadaan Museum Reenactor di sini,” lanjutnya.

Eko juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa UMM yang telah bersama-sama menunjukkan potensi yang dimiliki oleh Museum Reenactor melalui program-program yang telah berhasil terealisasi dengan sukses.

Dengan semangat yang sama, Museum Reenactor Malang siap bertransformasi dan menjadi Perkumpulan Reenactor Malang Kota Malang yang lebih inklusif, edukatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.(lio)