57 RT Kompak, Ribuan Warga Pacalan Magetan Semarakkan HUT ke-81 RI

Karnaval HUT RI Desa Pacalan, Plaosan, Magetan (foto: blok-a.com/Nanda Bagoes)
Karnaval HUT RI Desa Pacalan, Plaosan, Magetan (foto: blok-a.com/Nanda Bagoes)

Magetan, blok-a.com – Ribuan warga dari 57 RT Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, kompak memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui jalan sehat dan karnaval, Minggu (30/08/2026).

Mengusung tema “Bersatu, Berbudaya, Sehat & Bahagia”, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Bersih Desa Pacalan. Warga menampilkan beragam kostum, atribut kemerdekaan dan kreasi budaya dengan rute dari Kantor Desa Pacalan menuju kawasan Sumber Mudal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro bersama jajaran Forkopimca Plaosan.

Kepala Desa Pacalan Agus Suharto mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat.

“Ini bukan hanya jalan sehat atau karnaval saja, tetapi bagaimana seluruh masyarakat Desa Pacalan bisa berkumpul, guyub dan bersama-sama memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Agus.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjaga kekompakan sekaligus melestarikan budaya dan kearifan lokal Desa Pacalan.

“Kami ingin melalui kegiatan ini masyarakat semakin kompak. Selain sehat, kita juga ingin budaya dan kearifan lokal yang ada di Desa Pacalan tetap hidup dan terus dilestarikan,” katanya.

Agus menambahkan, Sumber Mudal dipilih sebagai bagian dari rute karena memiliki nilai historis dan kultural bagi masyarakat Pacalan.

“Kita juga ingin mengenalkan Sumber Mudal kepada generasi muda. Ini merupakan bagian dari kekayaan desa yang harus kita jaga bersama. Mudah-mudahan ke depan bisa semakin dikenal, tetapi tetap dengan menjaga nilai dan kearifan lokalnya,” jelasnya.

Ia berharap semangat kemerdekaan terus menjadi penguat persatuan dan gotong royong warga.

“Harapan kami, semoga tahun depan lebih meriah lagi. Semangat kemerdekaan ini kita jadikan momentum untuk memperkuat persatuan, gotong royong dan kebersamaan warga Desa Pacalan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengapresiasi antusiasme warga. Menurutnya, partisipasi masyarakat menunjukkan masih kuatnya semangat nasionalisme.

“Semangat mereka luar biasa, masih semangat untuk merayakan HUT Kemerdekaan. Artinya rasa nasionalisme dan rasa patriotnya masih unggul,” kata Suyatni.

Ia menilai karnaval bukan sekadar menampilkan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia.

“Bukan sekadar visual yang ditampilkan. Semangat mereka untuk cinta Indonesia, cinta tanah air, itu yang mestinya kita apresiasi bersama. Hal-hal seperti ini harus kita pupuk dan kita rawat,” ujarnya.

Suyatni juga berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat persaudaraan dan solidaritas antarwarga.

“Dengan cara ini mudah-mudahan warga semakin menguat rasa atau tali persaudaraan. Yang lemah bisa diberi empati, sesama warga saling menguatkan untuk membantu yang lemah. Dari cara-cara seperti ini akan tumbuh nilai-nilai solidaritas,” jelasnya.

Menurutnya, potensi budaya dan wisata desa juga dapat dikembangkan melalui kegiatan masyarakat.

“Tidak harus mahal, tetapi efisien dan menarik. Kemudian potensi wisata yang ada di desa juga bisa digali dan dikenalkan melalui tradisi yang unik, termasuk karnaval atau atraksi budaya,” pungkas Kang Suyat, sapaan akrab Wakil Bupati Magetan tersebut. (nan)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis Blok-a.com yang berfokus pada liputan investigatif mengenai tata kelola pemerintahan, transparansi anggaran, pertambangan, kebijakan publik, dan pelayanan masyarakat serta aktif dalam mengawal isu-isu strategis di wilayah Madiun Raya.