Kota Malang, blok-a.com – Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah longsor di bantaran Sungai Brantas Kota Malang.
Tanah yang longsor di bantaran Sungai Brantas itu berdiri rumah milik warga Jalan Juanda 9 RT 06 RW 01 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Akibatnya beberapa bagian di rumah tersebut juga ikut longsor jatuh ke sungai.
Menurut Zaini Mochamad Alif (21), anak pemilik rumah, longsor tersebut terjadi setelah debit Sungai Brantas meninggi saat hujan deras. Kejadiannya sekitar pukul 04.30 dini hari tadi, Rabu (25/12/2024).
“Tadi, sekitar pukul 04.30 WIB, ibu saya melihat tembok pondasi belakang rumahnya longsor ke aliran Sungai Brantas,” kata Alif ke blok-a.com, Rabu (25/12/2024).
Karena longsor itu, rumah bagian di kamar mandi, dapur, dan ruang ternak burung kenari hancur.
“Barang-barang dapur dan beberapa sangkar burung kenari terbawa longsor,” ujar Alif.
Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 80 juta.
Alif berharap Pemkot Malang mempercepat pembangunan plesengan untuk mencegah longsoran lagi.
Ketua RT 06 Kelurahan Jodipan, Saksiono meminta Pemkot Malang mempercepat pembangunan pondasi plesengan.
“Kami sudah mengajukan pembangunan plesengan selama 7 tahun, namun hanya janji-janji. Kami berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan ini,” ujar Saksiono. (ags/bob)









