Gereja Kayutangan Tambah Bangku Hingga 1315 untuk Misa Natal

Gereja Kayutangan Tambah Bangku Hingga 1315 untuk Misa Natal
Kondisi di dalam Gereja Hati Kudus Yesus di kawasan Kayutangan Heritage (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Sebanyak 1.315 bangku disiapkan oleh panitia Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan  Kota Malang menjelang Misa malam Natal pada malam nanti, Selasa (24/12/2024). Bangku tersebut disiapkan untuk mengantisipasi banyaknya jemaah yang akan melakukan ibadah pada Misa malam Natal.

Deni, Ketua Dewan Paroki Gereja Katedral Ijen menyampaikan, segala macam persiapan kini telah dilakukan oleh pihak panitia.

Mulai dengan memasang pernak-pernik Natal, hingga mempersiapkan apa saja agar para jemaah bisa menjalani ibadah dengan tenang dan nyaman.

“Persiapan kita sampai saat ini sudah 98 persen. Tinggal menyelesaikan finishing pernak-pernik aja kurang sedikit lagi. Mungkin sebentar lagi selesai juga,” kata Deni, Selasa (24/12/2024).

Antisipasi penambahan bangku tersebut dilakukan, mengingat banyaknya jemaah yang akan melakukan ibadah di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan.

Deni menerangkan, saat ibadah biasa di Gereja yang juga merupakan salah satu Land Mark di Kota Malang ini digunakan hingga ratusan jemaah.

“400 hingga 500 kalau hari minggu biasa. Untuk Natal ini kita maksimalkan ruang-ruang yang ada, kita isi dengan kursi. Itu pun 1.315 itu pasti nanti ada yang umat yang gak kebagian tempat duduk, sesuai pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

Deni menambahkan, untuk kegiatan Malam Misa Natal akan dilaksanakan pada dua gelombang. Yakni gelombang pertama pukul 18.00 WIB dan gelombang kedua pukul 21.00 WIB.

“Dua gelombang, itu nanti yang kita antisipasi untuk yang membludaknya umat itu nanti yang gelombang pertama, yang jam 6 itu sudah dari tahun ke tahun pasti membludak itu. Kemudian yang misal keduanya, yang jam 9 itu mungkin agak relatif landai mungkin. Dari anak-anak dewasa sampai orang tua nanti ada,” jelasnya.

Sekadar informasi, Gereja yang berada di kawasan Kayutangan ini terkenal akan kemegahan arsitektur Neo-Gotiknya dan menjadi salah satu ikon kota Malang. Gereja ini dahulunya merupakan pusat kedudukan atau katedral bagi Keuskupan Malang sebelum takhtanya dipindahkan ke katedral baru.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com