Momen Aremania Turun Jalan, Salim ke Orang Tua Korban Tragedi Kanjuruhan di Turen

Salah satu Aremania di Turen mencium tangan atau salim ke ibu dari korban Tragedi Kanjuruhan (dok. blok-a)
Salah satu Aremania di Turen mencium tangan atau salim ke ibu dari korban Tragedi Kanjuruhan (dok. blok-a)

Kabupten Malang, blok-a.com — Ibunda salah satu korban Tragedi Kanjuruhan menangis saat hadiri Aksi Aremania di Turen, Minggu (4/12/2022).

Aremania kembali adakan aksi tutup jalan dan longmarch di area perempatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (4/12/2022).

Mereka melakukan longmarch dari Stadion Gunung Kembar, Turen hingga perempatan Turen.

Aremania sangat bersemangat menuntut keadilan dengan membawakan bendera merah putih sepanjang 100 meter dan beberapa trash bag untuk memungut sampah selama aksi.

Saat aksi berlangsung, mereka melewati dan berhenti di rumah salah satu korban Tragedi Kanjuruhan bernama Putri.

“Kita berhenti di depan rumah korban, bapak korban sebelumnya ikut longmarch juga,” tutur salah satu Aremania asal Turen.

Bapak Putri melakukan orasi di depan rumahnya, ia menuntut keadilan untuk putrinya dan seluruh korban Tragedi Kanjuruhan.

Setelah itu, seluruh massa aksi meminta doa restu dengan mencium tangan atau salim ke sang ibu dari korban Putri. Mereka memberi semangat kepada ibu korban yang menangis terharu dengan aksi yang dilakukan oleh Aremania.

“Ibunya nangis terharu saat kami sungkemi, beliau juga memberi kami semangat untuk terus menyerukan keadilan para korban Tragedi Kanjuruhan,” tutur salah satu Aremania. (mg1/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com