Wali Kota Mojokerto Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama, Perkuat Kinerja Birokrasi dan Pelayanan Publik

Proses pelantikan tiga Pejabat Tinggi Pratama Pemkot Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Proses pelantikan tiga Pejabat Tinggi Pratama Pemkot Mojokerto.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) di lingkungan Pemkot Mojokerto. Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Sabtu (20/6/2026).

Tiga pejabat yang dilantik yakni Agung Moeljono Subagijo sebagai Inspektur Kota Mojokerto, Farida Mariana sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto, serta Santi Ratnaning Tias sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Mojokerto menggantikan Farida Mariana.

Pelantikan tersebut sekaligus mengakhiri kekosongan pimpinan definitif di dua perangkat daerah, yakni Inspektorat dan Dinsos P3A Kota Mojokerto.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi dan pengembangan kapasitas aparatur sipil negara (ASN). Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan prinsip the right man on the right place atau menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat.

Menurut Ning Ita, setiap ASN diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik sesuai kompetensi yang dimiliki sehingga dapat mendorong peningkatan produktivitas instansi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur, mendorong adaptasi dan inovasi, serta memperkuat birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Ning Ita.

Ia menjelaskan, pejabat pimpinan tinggi pratama memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan di perangkat daerah masing-masing. Selain menyusun perencanaan, mereka juga bertanggung jawab mengoordinasikan pelaksanaan program, melakukan pembinaan, hingga mengawasi kinerja organisasi.

“Jabatan tersebut menjadi motor penggerak organisasi dalam mewujudkan visi, misi, dan target kinerja secara efektif, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ning Ita berharap mutasi jabatan yang dilakukan dapat memberikan pengalaman tugas yang lebih luas bagi para ASN, sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.

Dengan bekal pengalaman dan kapasitas yang semakin baik, para pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan energi baru dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

Prosesi pelantikan turut dihadiri Wakil Wali Kota Mojokerto, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, para staf ahli wali kota, serta para asisten sekretaris daerah.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kota Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan upaya mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.(sya/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com