Mengulik Keindahan Masjid Tiban Malang, Cocok Jadi Wisata Religi saat Libur Maulid Nabi

Mengulik Keindahan Masjid Tiban Malang, Cocok Jadi Wisata Religi saat Libur Maulid Nabi
Mengulik Keindahan Masjid Tiban Malang, Cocok Jadi Wisata Religi saat Libur Maulid Nabi

 

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Menjadi salah satu jujugan wisata religi di Malang, Masjid Tiban Turen ini cocok didatangi di momen hari libur keagamaan, seperti libur Maulid Nabi saat ini.

Berlokasi tak jauh dari pusat Malang, kalian hanya perlu berkendara ke arah selatan kurang lebih selama 30-45 menit.

Tepat Masjid Tiban adalah di Jalan Wakhid Hasyim, Gang Anggur Nomor 10, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Masjid Tiban Turen Malang ini merupakan salah satu wisata religi terpopuler di Jawa Timur. Namanya tidak hanya terkenal bagi wisatawan lokal saja, namun sudah tersohor hingga mancanegara.

Nama dari Masjid Tiban dendiri berasal dari julukan warga setempat, kata ‘tiban’ dalam bahasa jawa sendiri diartikan secara tiba-tiba.

Karena proses pembangunan yang terkesan cepat dan tidak terlihat, warga sekitar menilai pembangunan masjid dibangun dengan bantuan jin.

Pada dasarnya, Masjid Tiban adalah sebuah pondok pesantren bernama Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah. Pondok pesantren ini juga sering disebut Pondok Bi Ba’a Fadlrah yang artinya lautan-lautannya madunya.

Nama itu menyimpan sebuah harapan, yakni di setiap pengunjung yang berkunjung mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Jika di perhatikan lebih dalam, sekilas masjid ini tampak seperti bangunan dengan gaya Timur Tengah campuran Turki, India dan Mesir. Kesah mewahnya tak diragukan lagi.

Dengan dominasi aksen warna biru muda dan putih yang membuat bangunan ini tampak mencolok dari bangunan disekitarnya.

Masjid ini berukuran cukup besar dari ukuran masjid pada umumnya, bangunannya berada di atas tanah seluas 8 hektare. Dengan bangunan utama masjid sekitar 1,5 hektare.

Tak hanya berdiri di atas tanah luas, masjid ini juga memiliki 10 lantai, yang mana disetiap lantainya memilikin fungsi masing-masing. Di lantai satu, menjadi tempat untuk istirahat dan musala.

Sementara itu, di lantai ujung yakni lantai 9 didesain sebagai lereng gunung. Sementara lantai 10 merupakan gua sekaligus puncak gunung.

Selain bangunan megah, di dalam Masjid Tiban juga ada bangunan menyerupai terowongan goa dengan hiasan ukiran semen yang sangat unik.

Tak heran jika wisatawan betah di masjid kebanggaan warga Turen, Kabupaten Malang ini. Karena di setiap bangunannya dapat dijadikan spot foto yang cantik, dengan hasil nuansa dan tema foto yang berbeda.

Segera jadwalkan hari libur kalian, dan nikmati keindahan wisata religi di Masjid Tiban yang berlokasi di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. (ptu/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?