Blitar, blok-a.com – Elim Tyu Samba terpilih secara definitif sebagai Ketua Umum KONI Kota Blitar periode 2026–2030. Dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub), Selasa (22/9/2026), ia meraih 24 suara mengungguli Ratih Dewi Indarti yang memperoleh 20 suara.
Proses pemilihan diawasi langsung oleh Wakil Ketua Umum III KONI Jawa Timur, H.R.B. Zainal Arifin, S.H., M.Hum., berlangsung terbuka dan transparan dari awal hingga selesai.
Usai penetapan, Elim yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Blitar menyampaikan kemenangan tersebut sebagai amanah dari para ketua cabang olahraga (Cabor). Ia mengajak seluruh elemen keluarga olahraga Kota Blitar untuk kembali bersatu.
“Mari kita bersama-sama kembali. Untuk merapikan barisan dan merapikan pekerjaan-pekerjaan yang ada di KONI. Terlebih ini belum ke pengurusan, saya rasa semua ini harus dijalani. Ini hanyalah formalitas-formalitas semata, tetapi tujuannya adalah untuk kebaikan warga di Kota Blitar,” kata Elim Tyu Samba.
Elim menambahkan, dinamika pemilihan adalah bagian wajar dari proses demokrasi organisasi. Saat ini KONI Kota Blitar belum memiliki anggaran maupun sekretariat tetap. Kondisi ini menjadikan kerjasama dan komunikasi yang baik sebagai fondasi utama.
“Karena per hari ini memang anggaran belum ada dan juga sekretariat belum ada. Tentu saja kami menjalani komunikasi yang baik. Dan mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk kita semua dari KONI Kota Blitar,” imbuhnya.
Elim menyebut hasil Musorkotlub ini sebagai babak baru perjalanan KONI Kota Blitar. Fokus utama ke depan adalah memacu prestasi olahraga di semua tingkatan.
“Tugas kita yang sedang kita hadapi adalah mencetak prestasi olah raga para kota Blitar di semua tingkatan, kita akan gaungkan olah raga lebih bergairah lagi,” pungkas Elim Tyu Samba.
Sementara Wakil Ketua Umum III KONI Jawa Timur, Zainal Arifin mengapresiasi pelaksanaan Musorkotlub yang dinilai telah berjalan secara terbuka dan mengikuti tata aturan organisasi.
“Proses pemilihan berjalan sangat terbuka, perhitungan suara dan tata urutan dari awal sampai akhir sudah dilaksanakan secara transparan,” kata Zainal.
Zainal mengingatkan kepengurusan baru agar segera bergerak cepat. Waktu persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tersisa kurang dari 8 bulan.
“Kepengurusan definitif diharapkan segera terbentuk guna melakukan konsolidasi langsung dengan seluruh cabang olahraga (cabor), memantau persiapan atlet termasuk tes fisik serta program pembinaan yang terarah,” tandasnya.
Selain percepatan pembentukan struktur, Zainal menegaskan KONI harus tetap berpegang pada fungsi utamanya berdasarkan peraturan perundang-undangan, tidak teralihkan oleh kepentingan lain.
“Sesuai UU No. 11 Tahun 2022 dan PP No. 46 Tahun 2024 tentang Keolahragaan, tanggung jawab utama KONI adalah pada olahraga prestasi. Dinamika yang ada jangan sampai menyangkut masalah politik. Kita harus tetap pada rel kita untuk melahirkan atlet-atlet yang kuat,” pungkasnya. (jar)










Balas