Cabor Gulat Bidik 3 Medali di Porprov Jatim, Ini Persiapannya

Cabor Gulat Kota Malang yang bakal bertanding di Porprov Jatim 2025 (blok-a/Zul)
Cabor Gulat Kota Malang yang bakal bertanding di Porprov Jatim 2025 (blok-a/Zul)

Kota Malang, blok-a.com Cabang olahraga (cabor) gulat Kota Malang menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2025 dengan target realistis, yaitu membawa pulang satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Persiapan terus dimatangkan dengan latihan intensif dan disiplin tinggi dari para atlet

Pelatih gulat Kota Malang, Wahyu, menyampaikan bahwa persaingan di Porprov Jatim 2025 diprediksi akan berlangsung sangat ketat. Hal ini karena mayoritas cabor atlet gulat Kota Malang masih berada di kelompok usia kadet sekitar 17 tahun, sementara lawan-lawan yang akan dihadapi rata-rata sudah memasuki kategori yunior dengan usia hingga 20 tahun.

“Persaingan sangat berat dan sangat ketat. Atlet kita rata-rata usia kadet 17 tahun, sedangkan lawan-lawannya sudah yunior 20 tahun,” ujar Wahyu.

Terkait kendala selama masa persiapan, Wahyu menyebut bahwa tidak adanya sistem pemusatan latihan di satu lokasi menjadi tantangan tersendiri. Namun demikian, fasilitas latihan tetap tersedia dan digunakan secara maksimal.

“Kendala bersifat klasikal, karena kita tidak dalam satu asrama,” jelasnya.

Untuk menjaga kesiapan, para atlet menjalani program latihan lima kali dalam seminggu yang meliputi teknik, taktik, strategi, sparing, serta penguatan fisik. 

Dua nama atlet pun mulai diproyeksikan sebagai unggulan yaitu Rionaldo Satria di kelas freestyle 65 kg dan Syifa Anisa S di kelas freestyle 47 kg.

Rionaldo Satria mengungkapkan bahwa dirinya sudah sangat siap secara fisik dan mental. Latihan keras menjadi bekal utama menghadapi event besar ini, apalagi Malang berstatus sebagai tuan rumah Porprov 2025.

“Saya kira ini sudah sangat siap secara fisik dan mental, apalagi dengan latihan yang sangat keras setiap harinya,” ucap Rionaldo.

Ia juga mengungkapkan rasa semangatnya dalam menunggu momen event porprov jatim ini dan menambah optimis bisa meraih hasil terbaik 

“Porprov adalah event besar yang ditunggu-tunggu, apalagi Malang jadi tuan rumah. Jadi pastinya lebih semangat,” lanjutnya.

ia juga menceritakan membagi waktu antara kuliah dan latihan menjadi tantangan tersendiri. Namun, komitmen terhadap jadwal latihan tetap menjadi prioritas.

“Pagi kuliah hingga siang, menyesuaikan waktu saja. Intinya latihan sore tidak bisa diganggu,” ujarnya.

Terkait kondisi fisik, Rionaldo mengaku tidak mengalami cedera serius, hanya kelelahan karena porsi latihan yang berat. Ia menyebut semangat dari pelatih menjadi salah satu kunci untuk tetap bangkit dan menjaga motivasi.

“Cara bangkitnya, kami dapat banyak nasihat dan motivasi dari pelatih. Ini event besar, jadi harus tetap semangat,” katanya.

Soal lawan terberat, Rionaldo memilih untuk fokus pada tantangan internal.

“Lawan terberat itu diri sendiri. Rasa malas, rasa capek latihan, itu yang paling susah dilawan. Kalau bisa menang lawan diri sendiri, kita pasti bisa hadapi siapa pun,” tandasnya.

Dengan semangat tinggi dan disiplin latihan yang terus dijaga, tim gulat Kota Malang siap memberikan performa terbaik di Porprov Jatim 2025.(zul/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com