Kota Malang, blok-a.com – Usai libur lebaran, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang langsung tancap gas mempersiapkan atlet cabang olahraga (cabor) jelang pelaksanaan Porprov IX Jatim. Fokus utama saat ini adalah pemantapan pemusatan latihan kota (puslatkot) guna meraih target yang telah ditentukan.
Sekretaris KONI Kota Malang, Joko Purwosusanto, menegaskan bahwa pihaknya tak ingin kehilangan momentum pasca libur panjang Lebaran ini.
“Program setelah lebaran untuk cabor masih fokus pada puslatkot. Untuk persiapan sebagai tuan rumah, kami terus koordinasi dengan Disporapar,” ujarnya.
Namun demikian, perjalanan menuju Porprov tidak sepenuhnya mulus. Beberapa cabor masih mengalami kendala, terutama terkait ketersediaan peralatan latihan.
“Ada beberapa cabor yang masih terkendala peralatan yang belum terpenuhi. Tapi kami bersama Disporapar terus berusaha mencukupi kebutuhan alat yang diperlukan,” tambah Joko.
Secara umum, Joko menyebut kesiapan atlet dan tim akan terus ditingkatkan. Mengingat, pelaksanaan Porprov IX Jatim tinggal beberapa bulan lagi.
“Kami mempersiapkan atlet yang siap berprestasi demi mencapai target perolehan medali,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada aspek kompetitif, KONI Kota Malang juga tengah menggodok strategi untuk menyukseskan Porprov dari sisi pariwisata olahraga atau sport tourism. Harapannya, gelaran olahraga ini tidak hanya menjadi ajang adu prestasi, tetapi juga mendorong perekonomian lokal lewat kunjungan wisata.
“Sport tourism pasti kita persiapkan untuk Porprov. Secara teknis, kami masih harus terus koordinasi dengan dinas-dinas terkait di Kota Malang, di antaranya Disporapar dan Diskopindag,” jelas Joko. (yog)









