Keberadaan Virtual Influencer Bisa Menyebabkan Selebgram Punah, Ini Penjelasannya

blok-a.com – Pada era teknologi saat ini, banyak teknologi yang mengalami perkembangan pesat. Seiring berjalannya waktu semakin banyak teknologi yang diciptakan dengan kecanggihan yang bisa membantu manusia.

Tak bisa dipungkiri bahwa teknologi memang menjadi kebutuhan penting bagi manusia. Hal itu dikarenakan teknologi bisa membantu serta meringankan pekerjaan manusia dengan cepat sehingga tak membutuhkan waktu yang lama.

Salah satu teknologi baru yang sedang viral saat ini adalah virtual influencer. Jika mendengar kata influencer maka pasti tidak jauh dengan para selebgram.

Namun apa jadinya jika influencer bukanlah seorang manusia melainkan sebuah karakter grafis? Untuk itu simak penjelasan mengenai seputar virtual influencer berikut ini.

Hampir sama dengan robot, Virtual influencer merupakan sebuah karakter digital yang dibuat menggunakan teknologi grafis di komputer dan dibekali kecerdasan buatan.

Virtual influencer ini memiliki peran dan tampilan yang hampir sama dengan manusia sungguhan. Mereka bisa melakukan peran influencer manusia seperti endorse, syuting MV, hingga menjadi bintang iklan.

Bahkan faktanya virtual influencer bisa menandingi kemampuan tiga kali lipat influencer manusia. Hal ini memungkinan influencer manusia atau selebgram bisa punah.

Mengapa bisa mengancam keberadaan selebgram? Banyak brand ternama yang lebih memilih virtual influencer untuk mempromosikan brandnya. Hal itu untuk menghindari terjadinya kontroversi sang artis yang akan berimbas pada produk brand tersebut.

Sedangkan jika menggunakan virtual influencer, maka sampai kapanpun tidak akan memunculkan kontroversi sehingga brand tersebut tidak akan mengalami kerugian.

Namun dibalik keunggulan tersebut, virtual influencer juga memiliki kekurangan. Untuk brand produk kecantikan mungkin tidak disarankan menggunakan jasa virtual influencer.

Karena produk kecantikan harus memiliki efek perubahan pada kulit agar menarik pembeli lebih banyak. Sedangkan virtual influencer tidak bisa memberikan efek perubahan pada kulit karena visualnya merupakan buatan. (hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com