Tanggapan Kasatpol PP Tentang Baliho Kampanye yang Roboh di Area Stadion Gajayana

Angin Kencang, Sebuah Baliho Setinggi 3 Meter Roboh di Depan Stadion Gajayana Kota Malang

Kota Malang, Blok-a.com – Rabu siang (3/1/2024), terlihat  baliho kampanye roboh di sekitar Stadion Gajayana Kota Malang. Kejadian ini diduga dipicu oleh angin kencang yang melanda kawasan tersebut. Baliho kampanye yang roboh di Stadion Gajayana Kota Malang memiliki dimensi yang cukup besar, dengan tinggi sekitar 3 meter dan lebar 2 meter.

Lokasi kejadian berada di antara beberapa baliho kampanye lain yang masih berdiri tegak. Warga setempat segera melaporkan insiden ini kepada petugas, tetapi hingga pukul 14.49 WIB, belum ada tindakan pemindahan baliho dari tempat kejadian.

Dalam menanggapi kejadian ini, Kasatpol Pamong Praja Kota Malang, Heru Mulyono, memberikan klarifikasinya. Mulyono menjelaskan bahwa pihaknya hanya bertugas menerima laporan saja. “Terkait dengan APK pileg-Pilpres, hal ini berada di bawah kewenangan Bawaslu Kota Malang,” terangnya.

Oleh karena itu, untuk hal-hal berkaitan dengan APK yang bersifat mengganggu keamanan dan kenyamanan warga, masyarakat diharapkan segera melapor ke Bawaslu maupun jajarannya seprerti panwascam atau PKD. “Jika ada masyarakat yang merasa terganggu atau melihat APK sebagai ancaman terhadap kepentingan umum, mereka dapat melaporkan ke Bawaslu Kota Malang,” terang Heru.

Akan tetapi, bukan berarti Satpol PP akan lepas tangan. Mereka tetap akan menerima laporan warga dan berkoordinasi dengan pihak terkait, dalam hal ini Bawaslu, sebelum menindaknya. “Laporan dari masyarakat yang diterima oleh Satpol PP akan kami sampaikan ke Bawaslu, dengan syarat melampirkan foto dan lokasi APK yang dimaksud,”

Hingga berita ini ditulis, Bawaslu Kota Malang masih belum memberikan tanggapan mereka. Namun baliho yang sempat jatuh tersebut terlihat sudah disingkirkan dari jalanan dan lalu lintas di sekitar lokasi lancar saja seperti biasanya.

Keberadaan baliho yang roboh menjadi perhatian utama, dengan pertimbangan keamanan dan ketertiban umum. Insiden ini menyoroti pentingnya pemeliharaan dan keamanan struktur baliho kampanye, terutama karena banyaknya APK yang bertebaran di Kota Malang, yang pada saat ini sering dilanda hujan deras disertai dengan angin kencang.