Caption : Situasi gelaran bendera kirab diiringi dengan Gending Kebo Giro, yang diterima oleh KPU Kabupaten Malang pada Selasa (30/05/2023) (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Caption : Situasi gelaran bendera kirab diiringi dengan Gending Kebo Giro, yang diterima oleh KPU Kabupaten Malang pada Selasa (30/05/2023) (Blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Gelar Kirab, 18 Bendera Parpol Tiba di KPU Kabupaten Malang

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Kabupaten Malang menjadi salah satu daerah yang terpilih menerima bendera kirab dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.

Bendera kirab tiba di Kabupaten Malang pada Selasa (30/05/2023) setelah sebelumnya dikirab mengelilingi sejumlah daerah kota dan kabupaten di Jawa Timur.

Sebelumnya, kirab bendera Partai Politik (Parpol) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2023 itu diterima dari Kabupaten Pasuruan, yang selanjutnya diterima oleh Ketua KPU Kabupaten Malang pada Selasa (30/05) sekitar pukul 13.30 WIB.

Diiringi dengan Gending Kebo Giro, gelaran kirab berjalan cukup sakral. Dengan dihadiri dengan sejumlah undangan, seperti Bupati Kabupaten Malang, 10 perwakilan KPU di Jatim diantaranya KPU Banyuwangi, Jember, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan Kota, Kabupaten Pasuruan, Kota Malang.

Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini mengatakan, selanjutnya bendera kirab akan dikirim ke Kabupaten Blitar.

Namun, sebelum itu, pihaknya akan melakukan kirab terlebih dahulu dengan menju tujuh daerah pilih (dapil) di wilayah Kabupaten Malang.

“Mulai tanggal satu Juni nanti, bendera kirab akan dilakukan keliling tujuh Dapil, diawali di Dapil satu dan dua, selanjutnya berakhir di Dapil tujuh,” kata Anis saat ditemui awakmedia seusai menerima bendera kirab, Selasa (30/05/2023).

Dikatakan Anis, bendera kirab yang tiba di Kabupaten Malang ini merupakan bendera yang diterima dari jalur IV, yang mana telah diluncurkan dari Provinsi Kalimantan Utara.

“Sebelumnya bendera kirab diluncurkan KPU RI pada Minggu (24/05) lalu, dengan melintasi 17 kabupaten maupun kota sejak 14 Februari 2023 silam,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Malang, Sanusi berpesan untuk masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas Kabupaten Malang menjelang tahun politik 2024.

“Karena pemilu semakin dekat, suhu politik semakin ramai. Semoga pesta demokrasi di Kabupaten Malang berjalan dengan lancar, aman dan damai,” ungkapnya.

(ptu/bob)