Warga Dampit Dihebohkan Mayat Mengapung di Sungai Genteng

Tangkapan mayat mengapung di sungai Genteng Kecamatan Dampit Kabupaten Malang (source: tangkapan layar dari video warga)
Tangkapan mayat mengapung di sungai Genteng Kecamatan Dampit Kabupaten Malang (source: tangkapan layar dari video warga)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Warga sekitaran sungai Genteng di desa Sumbersuko Kecamatan Dampit dihebohkan adanya mayat seorang pria tua dalam kondisi megapung di tepi sungai sekitar pukul 18.00 Wib ,Selasa ( 19/9/2023 ) malam.

Saat ditemukan mayat di sungai Genteng, Dampit tersebut masih menggunakan baju kaos warna hitam, celana training panjang hitam bergaris kuning.

Kapolsek Dampit , AKP Agung Hartawan mengatakan , berdasarkan keterangan Nuryadi salah satu saksi, terlihat ada sosok yang diduga mayat sedang terapung di tepi sungai. Mayat itu ditemukan dengan posisi tengkurap.

Posisi Nuryadi waktu itu di rumahnya yang berada di pinggir sungai.

“Melihat adanya mayat mengapung ditepi sungai, saksi langsung melaporkan ke
perangkat desa hingga diteruskan ke Polsek Dampit ,” beber Agung saat dikonfirmasi awak media , Rabu (20/9/2023) pagi.

Lanjut, petugas Polsek Dampit bersama perangkat desa Sumbersuko dibantu masyarakat melakukan proses evakuasi terhadap mayat tersebut dan dibawa ke puskesmas Dampit kabupaten Malang.

” Setelah dilakukan pemeriksaan , terungkap identitas mayat tersebut yang diketahui bernama Alimin (72) warga Dusun Arjosari Desa Ampelgading Kecamatan Titoyudo Kabupaten Malang,” terang Agung.

Menurut keterangan dari pihak keluarga, bahwa korban yang mempunyai riwayat penyakit lupa ingatan (pikun). Dia meninggalkan rumah sejak pukul 06.30 WIB pagi. Dia keluar rumah untuk pergi ke kebun miliknya yang berada di Dusun Jajang Desa Sangrahan Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.

Namun demikian sampai sore tidak juga pulang dan dicari-cari keluarganya. Sampai kemudian diketahui korban ditemukan dalam kondisi terapung di sungai dalam keadaan meninggal

“Diduga kuat korban meninggal dunia akibat terpeleset ke sungai kemudian tenggelam dan terbawa arus sungai genteng,” pungkasnya .

Berdasarkan pemeriksaan luar oleh pihak Puskesmas Dampit dengan disaksikan oleh pihak keluarga, pada tubuh mayat tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Atas kejadian tersebut diatas, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai takdir. (mg1/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com