Kota Malang, blok-A.com – Beredar sebuah video viral di media sosial, aksi pengeroyokan yang terjadi di Zona SM Futsal, Jalan Sudimoro Utara, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang.
Kejadian tersebut diduga terjadi sekitar pukul 21.00 malam hari pada Selasa (23/08/2022).
Hal itu tertulis di sebuah unggahan akun Instagram @informasi_malangraya. Dalam unggahan akun tersebut terlihat sekelompok pemuda memukuli seseorang di sebuah lapangan futsal.
“3 orang mahasiswa di Kota Malang menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda lain yang menjadi lawan tanding saat bermain futsal,” tulis caption tersebut.
Pengeroyokan itu pun terjadi di lapangan SM Futsal di daerah Sudimoro, Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
“Aksi pengeroyokan tersebut diduga terjadi pada hari selasa 23 Agustus 2022 malam hari sekitar pukul 21.00,” imbuhnya.
Penyebab pengeroyokan itu diduga akibat peneguran saat bermain olahraga mengola si kulit bundar.
blok-A.com, mencoba mendatangi TKP dan menemui salah satu penjaga Zona SM Futsal. Ketika ditanya, ia tidak terlalu tahu pasti karena shiftnya berbeda dengan kejadian pengeroyokan.
“Saya tidak terlalu tahu mas. Kemungkinan mahasiswa yang menyewa lapangan. Saya shift pagi mas. Disini admin nya ada 6, kalau malam itu yang jaga cowok,” ujarnya.
Membutuhkan informasi lebih, Penjaga langsung menghubungi pengelola Zona SM Futsal untuk memberikan keterangan kepada blok-A.com.
Pengelola Zona SM Futsal, Davi menuturkan bahwa ia tidak tahu menahu soal kejadian yang terjadi saat itu. Ia hanya mendapat kabar dari media sosial tentang pengeroyokan yang terjadi saat itu.
“Saya juga tidak tau, kemungkinan malam jam 20.00 atau 21.00 mas. Kalau dilihat paling mahasiswa ya atau campuran, saya tidak tahu pasti,” ujarnya.
Davi menegaskan bahwa kejadian seperti itu baru pertama kali selama ia mengelola tempat tersebut. Ia hanya berpesan untuk tetap saling menjaga.
“Biasanya kita tahu, tapu gak pernah kaya gini sebelumnya. Kalo sparing kan bisa aja ada yang jaga dari kepolisian. Karena itu malam, saya juga tidak tahu,” ucapnya.
Dia menyarankan, seharusnya tidak terjadi perkelahian. Sebab, olahraga itu adalah untuk menyenangkan tujuannya.
“Yang penting itu jangan jadi perkelahian, buat apa juga. Orang sama-sama manusia, jadi ya mau gimana,” tutur Davi.
Sebelum mendatangi TKP, wartawan online ini sempat menghubungi Kapolsek Lowokwaru, Kompol Suyoto untuk mengkonfirmasi. Dia menjawab, baru mendapat kabar, karena sedang ada kegiatan.
Tidak lama dari itu, wartawan blok-A.com ini juga melihat ada seorang polisi berseragam yang mendatangi TKP.
“Saya ya juga cari data di sini mas. Tapi masih belum tahu,” tutupnya.
Suasana di Zona SM Futsal itu pun sepi. Tak ada orang yang bermain di lapangan futsal. Hanya ada beberapa orang penjaga. Parkiran pun tampak lengang dan terpantau tidak ada tukang parkir. (mg1/bob)










Balas
Lihat komentar