Banyuwangi, blok-a.com – Seorang pelajar berinisial GDA (19) meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan KH Hasyim Asyari, tepatnya depan Perumahan Madania, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi pada Sabtu sore (08/08/2026) sekitar pukul 17.50 WIB.
GDA merupakan warga Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, pengendara sepeda motor Honda Mega Pro ber-Nopol P-3556-VG, yang terlibat tabrakan dengan mobil Suzuki Katana Nopol DK-1575-FAY.
Berdasarkan keterangan Kanit Gakum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian, awalnya mobil Suzuki Katana yang dikemudikan oleh RIR (31) melaju dari arah utara menuju selatan.
“RIR beralamat dari Dusun Cangaan, Desa Genteng wetan,” jelasnya kepada blok-a.com, melalui pesan tertulis, Minggu (09/08/2026)
Sesampainya di lokasi kejadian, sambung Ipda Pepri, saat mobil Katana berbelok ke kanan, bersamaan dengan itu dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Mega Pro yang dikendarai korban dengan kecepatan sedang.
“Karena jarak terlalu dekat dan pengendara motor tidak dapat menguasai laju kendaraannya, tabrakan pun tidak dapat dihindari,” ungkapnya.
Akibat kecelakaan hingga menimbulkan benturan keras, GDA mengalami pendarahan pada telinga dan general order berat.
“Sebelumnya korban sempat dilarikan ke RSUD Genteng, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia saat dalam perjalanan,” beber Ipda Pepri.
Dua saksi di lokasi kejadian yang dimintai keterangan petugas saat insiden terjadi, yaitu AP (33) warga Desa Kembiritan dan DA (23) warga Desa Setail, Kecamatan Genteng.
Ipda Pepri menambahkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan saat ini telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan memastikan memiliki kelengkapan surat berkendara. Utamakan keselamatan saat berkendara untuk meminimalisir risiko kecelakaan. (Kur).










Balas