Kabupaten Malang, blok-A.com – Pita Widiyanti (38), Seorang ibu asal Desa Jengglong, Kelurahan Tegalweru, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, masih menanti putri kesayangan, Rita Yuliati (12) yang tak kunjung pulang sejak, Jum’at (29/08/2022) lalu.
Ia menceritakan bahwa kepergian anaknya bermula saat Rita kenal dunia maya lantaran dibelikannya ponsel pintar olehnya.
“Hari Raya Idul Adha itu saya belikan HP (ponsel pintar). Setiap aku pulang rumah, dia main HP terus, dan ada aplikasi TikTok di situ,” kata Pita Widiyanti, Minggu (07/08/2022) dilansir dari Memontum.com.
Dirinya juga menjelaskan, sejak mempunyai ponsel pintar, Rita jarang bergaul dengan teman-temannya, karena kehidupan Rita setiap hari hanya dihabiskan dengan bermain barang pintar didalam kamar.
“Selalu di kamar, tapi saat saya buka pintu, Rita pura-pura nonton YouTube, seperti ada yang disembunyikan. Tapi tidak saya tegur, selagi tidak melakukan hal yang tidak-tidak,” imbuhnya.
Hingga kemudian, lanjut Pita sapaannya, Rita berpamitan pergi kepada kakeknya, Samuri (60), dengan alasan hendak menjual kaca mata dan dompet, Jum’at (29/07/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.
“Karena curiga, bapak saya (Samuri,red) mengikuti Rita pergi dari belakang. Namun, saat dilihat, ternyata dari depan gang sekitar 20 meter dari rumah ada orang yang menunggu, dia pakai masker dan membawa sepeda motor. Waktu itu saya tidak ada di rumah. Saya tahu Rita ikut orang dari bapak,” bebernya.
Namun, sampai pukul 23.00 WIB, Rita tak kunjung pulang, hingga membuat keluarga panik dan resah. Selanjutnya, keluarga mencoba menghubungi kerabat, teman, rekan kerja hingga melapor kejadian itu kepada Polisi.
“Setelah tiga hari tidak ketemu, saya melapor ke Polsek Dau pada hari Senin tanggal 1 Agustus 2022. Dari pukul 17.00 WIB hingga jam 20.00 kami di sana, dan dimintai keterangan oleh kepolisian,” jelasnya.
Hingga saat ini, Rita belum ada kabar di mana keberadaannya. Dari pihak kepolisian pun juga masih melakukan pencarian. Pihak keluarga sangat mengharap Rita pulang ke rumah.
“Siapa yang menemukan ya mohon berkabar,” terangnya. (memontum/bob)










Balas
Lihat komentar