Momen Haru, Ibu Gendong Jenazah Anaknya yang Jadi Korban Gempa Cianjur

momen seorang ibu gendong jenazah anaknya
momen seorang ibu gendong jenazah anaknya (ist)

Blok-a.com – Video seorang ibu tengah menggendong jenazah anaknya yang meninggal karena gempa bumi Cianjur, Senin (21/11/2022) lalu, mengundang banyak perhatian warganet.

Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun Instagram @faktaindo pada Selasa (22/11/2022).

“Seorang ibu menggotong jenazah anaknya yang meninggal dunia akibat gempa bumi di Cianjur kemarin,” tulis pemilik akun dalam keterangan unggahannya.

Dalam video yang berdurasi sekitar 20 detik itu, terlihat wanita yang sudah paruh baya tengah menggendong jenazah anaknya dalam kondisi sudah terbalut oleh kain kafan.

Ibu itu tak kuasa menahan tangis saat membawa anaknya keluar dari rumah karena gendongan tersebut adalah kasih sayang terakhir yang bisa ia berikan kepada buah hatinya.

Tak lama kemudian, gendongan tersebut digantikan oleh salah satu petugas yang ada pada saat itu. Masih dalam kondisi menangis, ibu itu terus mengikuti petugas yang menggendong anaknya.

Video ini kemudian viral hingga mendapat banyak perhatian dari warganet. Banyak dari mereka yang mendoakan dan turut merasakan kesedihan yang dialami ibu tersebut.

“Bu ya alloh , saya merasakan banget kehilangan orang Yang Kita sayang, Yang kuat bu , insha’Allah anaknya jadi ahli surga , lekas sehat kembali cianjurku πŸ₯€,” tulis akun @robbyarsy.

“Yang tabah ya bu , insya Allah ketemu dg anak ibu d Jannah nanti.. kuat ya bu , sy doakan ibu dan kel bahagia dunia akhirat, Aamiin πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»,” lanjut @syilviazti.

“Bingung mau ngetik apa, saya punya anak kecil, jd kerasa bnget skit nya gmna.. yg tabah yaa buat saudara2 di sana.. smoga di beri kekuatan, amin ya allah.. πŸ˜­πŸ™πŸΌ,” ujar @evrayudi.

Sebagai informasi tambahan, Cianjur telah dilanda gempa bumi berkekuatan M 5,6 pada Senin (21/11/2022) lalu. Bencana tersebut menelan ratusan korban jiwa dan ribuan bangunan tercatat rusak parah.

Menurut data terbaru dari BNPB, jumlah korban meninggal dunia hingga saat ini mencapai 268 jiwa dan 122 sudah terindentifikasi. Jumlah tersebut didominasi oleh anak-anak.

(hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com danΒ saluran Whatsapp Blok-a.com