Lebaran, Tiga Dusun di Pasuruan Terendam Banjir

Banjir melanda tiga dusun di Kabupaten Pasuruan sejak Selasa (1/4/2025).(dok. Kominfo Kab Pasuruan)
Banjir melanda tiga dusun di Kabupaten Pasuruan sejak Selasa (1/4/2025).(dok. Kominfo Kab Pasuruan)

Pasuruan, blok-a.com – Bencana banjir melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan saat momen Lebaran Idulfitri 1446 H. Air meluap menggenangi ratusan rumah di Dusun Gambiran dan Dusun Karangtanjung, Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, serta Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Banjir yang terjadi sejak hari pertama Lebaran, dilaporkan sempat surut pada Selasa (1/4/2025) dini hari pukul 00.00 WIB. Namun kembali menggenangi kawasan setempat pada sore harinya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyampaikan bahwa air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 15.00 WIB dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.

Banjir ini diduga berasal dari luapan Sungai Lawean dan Sungai Rejoso setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu.

“Karena hujan deras mulai siang terjadi di wilayah hulu. Akibatnya, Sungai Lawean dan Sungai Rejoso tak bisa menampung debit air sampai meluap dan meluber ke rumah warga,” jelasnya dalam siaran tertulis Pemkab Pasuruan, Rabu (2/4/2025).

Sugeng menambahkan, ratusan rumah warga terdampak banjir, dengan jumlah terbanyak berada di Dusun Karangtanjung dan Dusun Kebrukan. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Seluruh warga terdampak selamat,” tandasnya.

Salah satu warga Bandaran, Satuhar, mengaku kesulitan menikmati momen Lebaran karena dua hari berturut-turut harus membersihkan rumah dari sisa genangan sebelumnya.

“Banjir kemarin baru surut pukul 00.00 WIB, sore ini datang lagi. Air mulai masuk ke rumah saya sekitar pukul 15.30 WIB,” ujarnya.

Menurutnya, ketinggian air yang masuk ke rumahnya mencapai 10 hingga 20 sentimeter. Sementara di luar rumah sekitar 40 hingga 50 sentimeter.

Hingga saat ini, warga setempat masih menunggu air surut. Warga juga tengah bersiaga menghadapi kemungkinan banjir susulan.(lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com