Elevasi Air Sungai Brantas Meningkat, Warga Jodipan Sudah Amankan Barang Elektroniknya

Kww
Foto: Instagram @kampung_warna_warni

Kota Malang, blok-A.com – Debit air di Sungai Brantas di Kampung Warna-Warni Jodipan dikabarkan mendekati ambang batas, Sabtu (26/11/2022) sekitar sore menjelang malam.

Elevasi air Sungai Brantas itu dikabarkan meningkat.

Hal itu diungkap salah satu warga Kampung Warna-Warni Jodipan, Rosyid.

“Betul mas. Ini debit air sempat meningkat. Tapi kondisi terkini sudah mulai turun 5 centimeter. Tapi belum titik aman. Bisa naik kembali mas,” ujarnya ke blok-A.com, Sabtu (26/11/2022) malam.

Rosyid menjelaskan, debit air tersebut memang masih aman. Namun warga yang bermukim di bantaran Sungai Brantas sudah mulai siap siaga terjadinya muntahan air dari sungai.

Sejumlah barang elektronik sudah disisihkan warga ke tempat aman dari potensi genangan banjir.

“Iya sudah siap semua. Warga sudah menyiapkan barang elektroniknya di tempat yang aman untuk berjaga-jaga,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, warga bantaran Sungai Brantas di sekitar Kampung Warna-Warni Jodipan belum ada yang mengungsi. Mereka hanya siap siaga di rumah masing-masing.

“Belum ada yang mengungsi mas,” ujarnya.

Sementara itu, untuk di kawasan Kampung Warna-Warni Jodipan sendiri terdapat sebuah Early Warning System (EWS).

Fungsinya adalah sebagai penanda dini bahwa akan terjadi banjir.

EWS ini dipasang sejak Desember 2021 lalu.

Jika dalam kondisi tidak aman debit air Sungai Brantas, EWS itu akan menyala dan warga akan segera mengungsi. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com