BEM Malang Raya Gelar Aksi, Meminta Mencabut Inpres Efisiensi Anggaran

Tulisan mahasiswa saat menggelar aksi soal Inpres Efisiensi Anggaran di Kota Malang, Selasa (18/2/2025) (blok-a/Yogga Ardiawan)
Tulisan mahasiswa saat menggelar aksi soal Inpres Efisiensi Anggaran di Kota Malang, Selasa (18/2/2025) (blok-a/Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Ribuan Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya menggelar seruan aksi ‘Koalisi Masyarakat Sipil Malang Raya’ pada Selasa (18/2/2025) di Depan Gedung DPRD Kota Malang siang.

Aksi Mahasiswa ini untuk mencabut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 terkait dengan Efisiensi Anggaran.

Pantauan blok-a.com di depan gedung DPRD Kota Malang, ratusan mahasiswa tiba di lokasi aksi sekitar pukul 12.41 WIB. Dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Dikasih Makan Siang Untuk Dilarang Merasakan Kesejahteraan’.

Tak hanya itu, tulisan ‘Democrazy Is Corrupt’ juga dibentangkan oleh Mahasiswa yang mengikuti aksi ini.

BEM Malang Raya menggelar aksi di depan DPRD Kota Malang soal Inpres Efisiensi Anggaran, Selasa (18/2/2025) (blok-a/Yogga Ardiawan)
BEM Malang Raya menggelar aksi di depan DPRD Kota Malang soal Inpres Efisiensi Anggaran, Selasa (18/2/2025) (blok-a/Yogga Ardiawan)

Sekitar ratusan mahasiswa BEM Malang Raya yang melakukan aksi memenuhi sekitaran Alun-Alun Tugu Malang. Mereka menggunakan pakaian warna hitam-hitam.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Makota, AKP Sutomo menyampaikan sebanyak 320 Personel gabungan disiagakan untuk mengawal aksi ini.

“Sebanyak 320 personel gabungan dari Polresta, Kodim, Pemkot, serta tenaga kesehatan dan Pemadam Kebakaran (PMK) telah disiapkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang akan digelar hari ini,” katanya.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Polres Kabupaten, yang turut menyiapkan satu satuan setingkat kompi (SSK) sebagai langkah antisipasi. Meski demikian, aparat berharap situasi tetap kondusif dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami berharap pengamanan ini tidak sampai digunakan, karena kami ingin aksi berlangsung dengan baik dan apa yang menjadi tuntutan dapat tersampaikan kepada Dewan,” imbuhnya. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis yang bertugas di wilayah Malang Raya. Fokus peliputan pada isu sosial, politik, pemerintahan dan peristiwa terkini.