Anjing Pelacak Dikerahkan untuk Kasus Mutilasi di Mojokerto

Teks: Unit K-9 dari Polda Jatim saat menyisir lokasi penemuan pertama pergelangan kaki manusia.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Unit K-9 dari Polda Jatim saat menyisir lokasi penemuan pertama pergelangan kaki manusia.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Kasus penemuan potongan tubuh manusia yang diduga korban mutilasi di kawasan hutan Sendi, Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto, terus mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Polres Mojokerto bahkan menurunkan anjing pelacak unit K-9 Polda Jawa Timur untuk membantu penyisiran di lokasi, Sabtu sore (6/7/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Hasilnya, selain potongan pergelangan kaki kiri yang ditemukan warga sebelumnya, tim gabungan kembali menemukan bagian tubuh lain berupa pergelangan tangan kanan serta sejumlah potongan daging manusia.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, mengatakan keberadaan anjing pelacak sangat membantu tim dalam menemukan potongan tubuh korban.

“Tidak jauh dari lokasi pertama, anjing pelacak mengarahkan ke titik lain dan ditemukan potongan tangan kanan serta beberapa bagian tubuh lain,” ujarnya.

Meski begitu, identifikasi korban masih menemui kendala. Potongan tubuh ditemukan dalam kondisi tidak beraturan, sehingga membutuhkan waktu untuk dianalisis tim forensik.

“Perlu penyatuan dan uji laboratorium forensik sebelum bisa dipastikan identitas maupun penyebab kematiannya,” tambah Fauzy.

Hingga kini, belum ada laporan masyarakat terkait kehilangan anggota keluarga. Polisi pun mengimbau warga segera melapor jika merasa ada kerabat yang hilang.

“Kami mohon partisipasi masyarakat. Jika ada anggota keluarga yang tidak pulang atau hilang, segera informasikan ke Polres Mojokerto,” katanya.

Penyisiran dilakukan dengan radius lebih luas dari titik penemuan awal. Area seluas 100 hingga 200 meter disisir ke arah selatan untuk memastikan tidak ada potongan tubuh lain yang tercecer. Semua temuan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Porong, Sidoarjo, untuk pemeriksaan lanjutan.

Sebelumnya, warga Pacet digegerkan dengan penemuan potongan kaki kiri manusia di jurang turunan AMD Sendi, Sabtu siang (6/9/2025). Potongan tubuh itu ditemukan bersama daging dan rambut manusia yang tercecer di lokasi berbeda.

Kasat Reskrim menyebut kasus ini sangat jarang terjadi dan tergolong kejam.

“Sepanjang karier saya, belum pernah menemui kasus sekejam ini,” ungkap Fauzy.

Polisi masih terus mendalami kasus ini dengan mengerahkan tim forensik dan K-9. Penyelidikan diharapkan bisa segera mengungkap identitas korban sekaligus pelaku di balik mutilasi sadis tersebut.(sya/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com