Kota Malang, blok-a.com – Menjelang pelantikan kepala daerah serentak pada 20 Februari di Istana Negara, sebanyak 481 kepala daerah dan wakil kepala daerah menjalani pemeriksaan kesehatan di Gedung Sasana Bhakti, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari prosedur sebelum pelantikan dan berlangsung selama dua hari, mulai Minggu hingga Senin (17/2/2025).
Di antara peserta yang hadir, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang terpilih, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin, turut menjalani pemeriksaan kesehatan pada Minggu (16/2/2025). Keduanya datang bersama dan mengikuti sesi pemeriksaan yang berlangsung sekitar 20 menit.
Usai menjalani pemeriksaan kesehatan, Wahyu menyatakan kesiapan mereka untuk mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan sebelum resmi dilantik. Ia juga menegaskan bahwa pelantikan di Istana Negara menjadi momen penting yang akan menjadi awal perjalanan kepemimpinan mereka selama lima tahun ke depan.
“Alhamdulillah tadi saya dan Pak Ali sudah mengikuti kegiatan (pemeriksaan). Yang jelas kami siap untuk mengikuti tahapan yang ada sampai pelantikan nanti, tentu ini menjadi awal semangat bagi kami berdua untuk memimpin Kota Malang,” ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan memastikan kondisi fisik dan kesiapan para kepala daerah sebelum menjalankan tugas pemerintahan. Setelah tahapan ini, mereka dijadwalkan mengikuti gladi pelantikan pada Selasa (18/2/2025) hingga Rabu (19/2/2025). Gladi ini menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum prosesi pelantikan resmi yang akan digelar di Istana Negara pada keesokan harinya.
Seperti diketahui, Wahyu-Ali terpilih menjadi Wali Kota dan Wali Kota Malang periode 2025-2030 dengan perolehan suara mencapai 203.257 suara atau 49,62 persen dari total suara sah. Sebelum mengemban tugas sebagai orang nomor satu di Kota Malang, Wahyu akan menjalani program retret atau pembekalan yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto selama satu minggu. (yog/bob)









