PTSL Jatim 2022 Capai 100 Persen, Target 2024 Bakal Tuntas

Tampak masyarakat yang menerima sertifikat PTSL, diserahkan BPN . Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, ikut mendorong percepatan PTSL Jatim.(Humas Pemprov Jatim)
Tampak masyarakat yang menerima sertifikat PTSL, diserahkan BPN . Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, ikut mendorong percepatan PTSL Jatim.(Humas Pemprov Jatim)

Surabaya, blok-a.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan penyelesaian program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tuntas 2024 untuk Jawa Timur.

Sesuai data review capaian PTSL 2022 per 18 Desember 2022 dari Kementerian ATR/BPN, Jawa Timur memiliki capaian sertifikat hak atas tanah (SHAT) dan potensi K1 mencapai 100%. Artinya target SHAT Jatim sendiri 812.665, sementara capaian SHAT 787.325 ditambah ootensi K1 36.227. Jika ditotal capaian SHAT dan Potensi K1 mencapai 823.552.

Hal ini sesuai hasil percepatan penyelesaian program PTSL yang dilakukan oleh jajaran kepala daerah di Jatim yang mencatatkan progres yang signifikan.

Sehingga Jawa Timur optimis bahwa seluruh target PTSL se Jatim akan rampung pada 2024.

Capaian prosentase SHAT per 5 Januari 2023 untuk Jawa Timur juga telah mencapai 100%. Ini dilihat dari perhitungan K1 (810.954), K2 (2), K3.1 (9.488), K3.2 (0) dibagi target SHAT (812.665).

Dari sisi persentase realisasi peta bidang tanah (PBT) juga mencapai 100%. Persentase realisasi PBT ini dilihat dari pemetaan yang sudah diberkaskan 820.499, K3.3 (278.490), K3.4 (62.328) yang selanjutnya dibagi dengan target PBT (1.072.228).

Capaian persentase SHAT maupun realisasi PBT per 5 Januari 2023, Provinsi Jatim telah mencapai 100% untuk keduanya.

Sedangkan sesuai catatan Kementerian ATR/BPN, capaian SHAT Nasional 90% dan 29 provinsi memiliki capaian SHAT lebih dari 70%. Untuk Capaian PBT secara nasional mencapai 87% dan 28 provinsi memiliki capaian PBT lebih dari 70%.

Dalam kurun waktu 14 hari ke depan, secara nasional total PTSL K1 yang akan terbit mencapai 3.715.971 bidang. Sedangkan sisa target K1 yang harus diselesaikan sejumlah 459.738 bidang secara nasional.

Agar tercapai, Gubernur Khofifah berharap semua pihak terus bahu membahu dan bekerja keras melakukan pemetaan dan pemberkasan secara masif dari bupati dan wali kota di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang dikonfirmasi Senin (16/1/2023) mengaku optimistis sertifikat bisa terpenuhi pada 2024.

“Kami juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program nasional ini. Apalagi program ini tidak dikenakan biaya alias gratis,” tandasnya.

Khofifah berterima kasih kepada Kanwil BPN Jatim yang terus memberikan support untuk percepatan PTSL di Jatim.

Seluruh Kepala Kantor Pertanahan se Jatim, bupati dan wali kota se Jatim, serta dukungan masyarakat, sisa target itu akan rampung tuntas pada 2024.

“Animo masyarakat dalam program PTSL di Jatim cukup besar. Hal tersebut sejalan dengan kesadaran masyarakat yang telah menyadari akan pentingnya sertifikasi tanah sebagai kekuatan hukum hak atas tanah yang dimiliki,” tukasnya lagi.

Program PTSL itu tertuang dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018.

Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.(kim/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com