Pemkab Blitar Tingkatkan Produktivitas Petani Tembakau Lewat Benih Unggul

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar, Setiyono. (blok-a.com/Fajar)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar, Setiyono. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus berupaya mendongkrak kesejahteraan petani tembakau. Dengan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk tahun anggaran 2025, DKPP telah menyiapkan berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas produksi dan kemandirian petani.

Program tahun ini menekankan dua poin utama, yakni penyediaan benih tembakau unggul dan pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) untuk para petani di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.

Kedua inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, mutu hasil pertanian, dan daya saing tembakau lokal dalam pasar nasional.

Kepala DKPP Kabupaten Blitar, Setiyono menjelaskan, pentingnya benih unggul dalam proses peningkatan hasil panen.

“Benih unggul sangat berperan dalam mendongkrak hasil panen dan menjaga kualitas tembakau,” jelas Setiyana, Senin (10/11/2025).

Setiyono memandaskan, bahwa dukungan dari DBHCHT diharapkan dapat menjamin ketersediaan bibit berkualitas, sehingga petani tidak lagi mengalami kesulitan dalam mendapatkan benih setiap musim tanam.

“Kami ingin memastikan anggaran DBHCHT benar-benar memberikan manfaat langsung bagi petani. Tahun ini, kami fokus pada penyediaan benih tembakau unggul dan pendampingan teknis agar petani semakin mandiri,” tandasnya.

Lebih lanjut Setiyono menyampaikan, DKPP tengah gencar mengadakan bimtek budidaya tembakau. Kegiatan ini mencakup semua tahapan penting, yaitu dari proses persemaian, perawatan tanaman, hingga penanganan pasca panen.

“Melalui bimtek ini, petani diharapkan dapat memproduksi benih secara mandiri dan memahami teknik pengolahan hasil panen yang sesuai dengan jenis tembakau yang dibudidayakan,” ujarnya.

Setiyono menambahkan, pendampingan ini sangat penting agar petani dapat menerapkan cara budidaya tembakau yang baik dan benar.

Harapannya, hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut terangkat,” tambah Setiyono.

DKPP juga berupaya meningkatkan nilai jual tembakau lokal melalui program sertifikasi produk. Langkah ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas dan memperkuat posisi tembakau Blitar di tingkat nasional.

“Semua program yang dijalankan DKPP melalui dukungan DBHCHT memiliki orientasi utama pada peningkatan kesejahteraan petani. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pelaku usaha tani, kami berharap sektor tembakau di Kabupaten Blitar dapat terus tumbuh dan menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat,” pungkas Kepala DKPP Kabupaten Blitar. (jar/adv/kmf)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com