Lantik Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Pesan Bupati Banyuwangi

Bupati Ipuk Fiestiandani saat melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Banyuwangi, Selasa (15/4/2025).(Istimewa)
Bupati Ipuk Fiestiandani saat melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Banyuwangi, Selasa (15/4/2025).(Istimewa)

Banyuwangi, blok-a.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik dan mengambil sumpah jabatan tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama dan beberapa pejabat administrator di Ruang Rempeg Jogopati Kantor Bupati Banyuwangi, Selasa (15/04/2025).

Pelantikan tersebut merupakan yang pertama dilakukan oleh Bupati ipuk Fiestiandani sejak dirinya resmi menjabat sebagai Bupati Banyuwangi periode 2025-2030 pada 20 Februari 2025 lalu.

Tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama atau setingkat Kepala Dinas yang dilantik antara lain:

  1. I Komang Sudira Atmaja sebagai Kadis Perhubungan. Sebelumnya ia merupakan Sekretaris Dinas Perhubungan.
  2. Yoppi Bayu Irawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kebakaran dan penyelamatan naik jabatan sebagai kepala dinas yang sama.
  3. Dwi Handayani yang sebelumnya sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup kini menjabat sebagai kepala dinas di organisasi perangkat daerah (OPD) yang sama.
  4. R Agus Mulyono sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
  5. Abdul Latip sebagai kepala Dinas Tenaga Kerja,Transmigrasi dan Perindutrian.
  6. Suryono Bintang Samudra sebagai Kepala Dinas Perikanan.
  7. Samsudin sebagai kepala Badan pendapatan daerah (Bapenda). Samsudin sebelumya juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sejak tahun 2017, selanjutnya berpindah tugas ke BPKP Provinsi Jawa Timur.

Usai pelantikan, Ipuk berpesan kepada para Kepala Dinas agar menjadikan jabatan baru ini sebagai motivasi untuk berkinerja yang lebih baik lagi.

“Jadikan jabatan baru ini sebagai motivasi untuk berkinerja lebih baik lagi. Jangan malah jadi kendor. Terus berinovasi dan perkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Semuanya harus bisa keluar dari zona nyaman,” pesanya.

Selain itu, Ipuk juga menegaskan bahwa pihaknya akan secara berkala mengevaluasi untuk mengukur performa kinerja.

“Enam bulan sekali kita evaluasi. Jangan karena hanya key performance indicator (KPI) dan target sudah tercapai lantas bisa santai. Pimpinan harus bisa jadi power yang mampu menggerakkan seluruh talenta di lingkungan kerjanya agar bisa bekerja lebih baik lagi. Dalam 6 bulan tidak ada perkembangan, harus siap-siap diganti,” tegas Ipuk.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga melakukan mutasi kepada sejumlah pejabat administrator. Di antaranya Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu (DPM PTSP), Syaifudin, menjadi Sekretaris pada Dispenduk Capil.

Kemudian Agustinus Suko Basuki, yang sebelumnya menjabad sebagai Kepala Bidang Informasi dan Teknologi pada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo), kali ini sebagai kepala bidang pengelolaan informasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil). (kur/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com