Kota Malang, blok-a.com – Kota Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Tiga penghargaan berhasil diraih secara bersamaan, yakni sebagai Kabupaten/Kota Terbaik Pertama dalam Penyelenggaraan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya 2024, Kabupaten/Kota Terbaik Pertama Penyelenggaraan Trantibumlinmas 2024, serta Kelurahan Gadang yang berhasil meraih Juara 2 Desa/Kelurahan Terbaik Patroli Sijalinmajataru 2024.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menerima langsung ketiga penghargaan tersebut dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam kegiatan Apel Kesiapsiagaan Nasional Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Satlinmas Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Alun-Alun Sidoarjo.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena Kota Malang kembali menunjukkan kiprahnya dengan meraih tiga penghargaan sekaligus di tingkat provinsi. Terima kasih kepada seluruh elemen dan perangkat daerah, terutama Satpol PP, yang terus bersinergi untuk membawa nama baik kota tercinta,” ujar Wahyu.
Penghargaan Kirab Pataka diberikan atas partisipasi terbaik Kota Malang dalam pelaksanaan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya pada September 2024 lalu.
Sementara itu, penghargaan Penyelenggaraan Trantibumlinmas diberikan sebagai pengakuan atas keberhasilan kota dalam menyelenggarakan layanan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Adapun Kelurahan Gadang dinilai sukses dalam pelaksanaan Patroli Sijalinmajataru, sebuah program serentak di seluruh desa dan kelurahan di Jawa Timur yang bertujuan menjaga keamanan lingkungan, khususnya menjelang pergantian tahun.
Wahyu menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Satpol PP, termasuk Damkar dan Linmas, dalam menjaga ketertiban masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan wujud komitmen kami sekaligus apresiasi bagi mereka yang telah hadir tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari warga, memastikan masyarakat tetap tentram, tertib, dan terlindungi. Dan saya berharap prestasi ini semakin memotivasi untuk terus bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, Trantibumlinmas bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan memerlukan sinergi dengan partisipasi aktif masyarakat.
“Melalui keberhasilan ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Trantibumlinmas sebagai semangat bersama. Ketenteraman dan ketertiban tidak bisa diwujudkan hanya oleh aparat, tapi butuh kolaborasi dan kepedulian kita semua dalam menjaga Kota Malang tetap aman, nyaman, dan harmonis,” pungkasnya. (yog/lio)







