Keputusan Pengadaan Mobil Dinas Mewah Pejabat Magetan Ada di Tangan Bupati Terpilih

Pj Sekda Magetan Winarto usai mengisi giat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Magetan Tahun 2026 di Pendopo Surya Graha Magetan, Kamis (20/2/2025).
Pj Sekda Magetan Winarto usai mengisi giat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Magetan Tahun 2026 di Pendopo Surya Graha Magetan, Kamis (20/2/2025).

Magetan, blok-a.com – Keputusan evaluasi terkait rencana pengadaan mobil dinas senilai Rp11 miliar untuk pejabat tinggi di Magetan diserahkan kepada Bupati terpilih periode 2025-2030.

Hal tersebut disampaikan, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan Winarto usai mengisi giat forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Kabupaten Magetan 2026 di Pendapa Surya Graha, Kamis (20/2/2025).

Ia mengaku segala keputusan pembelian mobil dinas mewah tersebut diserahkan kepada Bupati definitif.

“Kita lihat situasi dan kondisi yang berkembang, nah nanti kita coba aja kan Bupati definitif yang terpilih itu bagaimana, yang jelas kita menunggu,” ujar Winarto.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Suratno menyatakan akan mengevaluasi wacana belanja mobil dinas bagi kalangan pejabat di lingkup Pemkab Magetan.

“Kita evaluasi untuk pembelian mobil Camat, Kabag. Kami kan belum rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mana yang skala prioritas,” ungkapnya.

Ratno memastikan legislatif akan menyesuaikam hal itu dengan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2025 terkait efisiensi belanja pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

“Kita akan lakukan evaluasi bersama dalam waktu dekat ini, kami akan mengundang tim anggaran pemerintah daerah dan juga DPRD kiranya mana yang dari arahan kebijakan pusat untuk efisiensi anggaran,” tandasnya.

Sebelumnya Pemkab Magetan diketahui menganggaran Rp11 miliar untuk pengadaan mobil dinas mewah bagi pejabat tinggi meliputi kepala daerah, camat, kepala bagian, kejaksaan, Kodim, hingga Polres.

Pengadaan mobil dinas itu dinilai oleh sejumlah pihak bukan merupakan sesuatu yang urgent. Mengingat Presiden RI Prabowo Subianto sedang gencar melaksanakan kebijakan efisiensi anggaran.(nan/kim)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com