Magetan, blok-a.com – Pengadaan mobil dinas pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hingga pejabat tinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menjadi sorotan sejumlah lembaga di Forum Rumah Kita.
Menurut mereka, pengadaan mobil itu dinilai bukan sesuatu yang urgent atau mendesak. Mengingat Presiden RI, Prabowo Subianto sedang melaksanakan efisiensi anggaran.
“Saat ini kita berada di kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang masih diwarnai angka kemiskinan, namun pejabat di Magetan masih mengedepankan gengsi demi kenyamanan semata,” kata Agus Pujiono, Divisi Data dan Sumberdaya Forum Rumah Kita, Selasa (19/2/2025).
Agus menjelaskan, wacana itu mencerminkan bentuk ketidakpekaan dan penindasan pemerintah terhadap kebutuhan mendesak rakyat.
“Kendaraan dinas yang sekarang itu kan masih bagus dan layak digunakan, apalagi saat ini ada kebijakan efisiensi anggaran, jika ini terealisasi jelas mereka para pejabat kita mencederai masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, seharusnya saat ini pemerintah harus fokus pada solusi nyata untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di tengah menurunnya daya beli dan penurunan sektor ekonomi.
“Saat ini negara kita tidak baik-baik saja, suasana nasional sedang gaduh, demo terjadi di mana-mana, muncul hastag Indonesia gelap, kemungkinan akan terjadi ledakan inflasi yang cukup luar biasa, 40 infrastruktur kita terancam gagal, kemelut ini harus disadari oleh bapak pejabat yang terhormat, sehingga harus membangun nurani dari pada gengsi,” imbuhnya.
Meski wacana tersebut akan dikaji ulang kembali, kata Agus, persoalan tersebut sudah terlebih dulu mencuat di jagat media massa dan media sosial sehingga menjadi perbincangan di masyarakat.
Untuk itu, Agus juga mengingatkan bahwa ini merupakan momen di mana peran semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk fungsi kontrol. Terutama dalam menyoroti serta mengkritisi baik kinerja ataupun kebijakan pemerintah yang tidak berpihak terhadap rakyat.
“Pejabat kita itu terkadang salah jalan, jadi tugas kita semua untuk mengingatkan, kalau berkaitan dengan fasilitas itukan hanya sebagai penunjang, se-urgent apa sih mobil mewah itu, tingkatkan saja dululah kinerjanya, nanti akan ada imbal balik yang sepadan, ketika kinerja sudah bagus, semuanya baik, tidak akan menjadi polemik kok, sesuaikan dengan kondisi rakyat saat ini,” tandasnya.
Sebagai informasi, Pemkab Magetan diketahui menganggarkan kurang lebih Rp14 miliar rupiah untuk pengadaan mobil mewah bagi pejabat, meliputi pimpinan di DPRD, Kepala Daerah, Camat, Kepala Bagian, Kejaksaan, Kodim, dan Polres.
Adapun dari rincian itu, DPRD Magetan juga mengusulkan pengadadaan mobil dinas baru bagi pimpinan DPRD dengan menyerap APBD TA 2024 senilai Rp3 miliar rupiah.(nan/kim)









