Dua Lokasi Sentra Parkir Kayutangan Terapkan Pembayaran QRIS

Parkir Vertikal Di Gedung Eks DLH Kota Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Parkir Vertikal Di Gedung Eks DLH Kota Malang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Dua lokasi sentra parkir yang di kawasan Kayutangan Heritage kini menerapkan sistem pembayaran berbasis QRIS. Kebijakan ini dilakukan setelah sebelumnya dua lokasi ini menerapkan program parkir gratis pada 23 – 28 Desember 2024 lalu.

Diketahui, dua lokasi parkir ini berada di Jalan Majapahit (Eks DLH) dan Jalan Basuki Rachmad (Eks Mandiri) atau seberang gedung Telkom.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan program parkir gratis ini memang digunakan untuk menarik minat dan memberikan informasi kepada masyarakat. Dan selama pelaksanaannya berjalan dengan lancar berkat kolaborasi antara masyarakat maupun juru parkir.

“Alhamdulillah, tidak ada kendala apa-apa saat penerapan parkir gratis. Jukir pun memaklumi kondisinya karena ini tanah milik Pemerintah Kota Malang,” kata Widjaja.

Pria murah senyum ini mengungkapkan, untuk saat ini Dishub Kota Malang mulai menerapkan pembayaran sistem QRIS untuk dua lokasi parkir itu. Hal ini sebagai mendorong masyarakat beradaptasi dengan transaksi digital.

“Pembayaran parkir diutamakan menggunakan QRIS. Ini sebagai bentuk pembelajaran kepada masyarakat,” terangnya.

Meski begitu, Widjaja menjelaskan Dishub masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Ia pun mengakui, beberapa pembayaran dengan tunai masih dilakukan oleh masyarakat.

Nantinya, Dishub Kota Malang akan mewajibkan pembayaran QRIS setelah pembangunan di gedung eks Bank Mandiri rampung. Kebijakan itu diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang.

“Kami masih dalam tahap perkenalan. Ketika nanti pembangunan selesai, sistem ini akan diwajibkan sepenuhnya,” jelasnya.

Widjaja juga menjelaskan adanya lonjakan pengunjung saat menjelang malam pergantian tahu. Terlebih, Kota Malang menjadi tujuan destinasi wisata dan juga adanya kegiatan Haul Ponpes Darul Hadits.

“Saat acara besar kemarin penuh, termasuk di Eks DLH. Kalau sekarang sudah berjalan normal lagi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dua lokasi parkir di kawasan Kayutangan Heritage memiliki kapasitas yang cukup besar untuk menampung kendaraan pengunjung.

Gedung eks Bank Mandiri Syariah mampu menampung hingga 450 kendaraan roda dua, sedangkan eks DLH memiliki kapasitas 250 motor dan 14 mobil. Lonjakan pengunjung sempat terjadi saat program parkir gratis berlangsung. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com