Sidoarjo, Blok-a.com – Bupati Sidoarjo, Subandi, berharap dana pokok pikiran (pikir) anggota dewan Sidoarjo, dapat dimanfaatkan untuk betonisasi jalan. Sehingga hasil dari kegiatan pokir tersebut dapat membantu percepatan program betonisasi jalan di Kabupaten Sidoarjo.
Seperti halnya betonisasi jalan desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan. Jalan beton sepanjang 500 meter itu, merupakan hasil dari anggaran pokir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Warih Andono.
“Kami mengajak kepada seluruh anggota DPRD Sidoarjo untuk ikut meniru langkah wakil ketua DPRD Sidoarjo itu. Karena pemanfaatan Pokir untuk pembangunan insfrastruktur jalan akan membantu percepatan program betonisasi di Kabupaten Sidoarjo,” kata Subandi, saat meninjau betonisasi di desa Sawotratap, Minggu (8/2/2026).
Ia meyakini jika seluruh anggota dewan kompak, maka akan semakin banyak jalan beton di Kabupaten Sidoarjo yang sangat bermanfaat bagi masyarakat secara umum.
“Pemanfaatan anggaran Pokir untuk pembangunan insfrastruktur jalan sangat bermanfaat. Dan manfaatnya tidak hanya dirasakan warga Sawotratap saja. Namun juga dapat dirasakan masyarakat luas yang melintasi.
“Saya ucapkan terimakasih kepada anggota dewan DPRD Sidoarjo, terutama dari fraksi Golkar pak Warih Andono sebagai wakil ketua, bahwa Pokir nya ini digunakan untuk betonisasi yang ada di Sawotratap. Sehingga jlan desa Sawotratap Kecamatan Gedangan sudah nyaman,,” ucapnya.
Di kesempatan itu,Subandi berharap seluruh anggota DPRD Sidoarjo, mengikuti inisiatif wakil ketua DPRD Sidoarjo itu. Menurutnya, pemanfaatan Pokir untuk betonisasi lebih baik daripada pavingisasi. Karena jalan beton lebih awet dan mudah perawatannya.
“Kepada teman-teman DPRD, kami harap pokirnya bisa fokus untuk betonisasi. Karena betonisasi seperti ini dampak perekonomiannya bagus. Orang-orang yang lewat juga enak dan perawatannya juga tidak sulit. Jalan ini minimal 10 tahun belum tentu rusak, karena yang lewat mobilnya tidak terlalu besar. Ini bisa buat contoh. Lebarnya kurang lebih 5 meter. Berem jalan kanan kiri yang di cor masing-masing setengah meter. Jadi kurang lebih lebar seluruhnya 6 meter dengan anggaran kurang lebih Rp. 1,5 miliar,” ungkapnya.
Ditambahkannya, jalan beton yang dibangun lewat Pokir akan menjadi warisan kepemimpinan. Masyarakat akan selalu mengingat nama siapa yang membangun jalan beton di desanya itu.
“Pembangunan jalan beton ini juga dapat menjadi peninggalan. arangkali pak Warih pensiun, masyarakat akan mengingat jalan ini dulu dibangun pak Warih,” ucapnya. (fah/gni)










Balas