Bojonegoro, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar acara lepas sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro dari Muji Martopo kepada Zondri di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Senin malam (17/11/2025).
Acara tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Ketua TP PKK Cantika Wahono.
Selain itu, hadir pula Forkopimda Bojonegoro, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, dan jajaran Kejaksaan Negeri Bojonegoro.
Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro yang baru, Zondri, dalam sambutannya menyampaikan permohonan izin memulai tugas di Kabupaten Bojonegoro dan berharap mendapat dukungan dari seluruh elemen pemerintah daerah.
“Mohon diterima menjadi bagian keluarga besar dari Kabupaten Bojonegoro, Semoga dengan kedatangan kami ini dapat membawa hal yang baru di Kabupaten Bojonegoro, Dalam bertugas, mohon kami didukung, dan di-support, dan kerja sama, koordinasi, khususnya di jajaran Forkopimda,” ungkapnya.
Zondri menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat penegak hukum.
“Karena tanpa ada dukungan dan koordinasi, kita tidak akan dapat bekerja dan mencapai tujuan kita, bagaimana untuk membangun dan menyejahterakan Kabupaten Bojonegoro ini,” ujarnya.
Zondri juga meminta dukungan support, dan koordinasi dengan Pemkab dalam menjalankan penegakan hukum.
“Kami selaku sebagai aparat penegak hukum, tentunya tidak akan melakukan penegakan hukum yang tidak humanis. Jadi, kami melakukan penegakan hukum secara humanis,” jelasnya.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Muji Martopo atas kontribusi selama menjabat dan berharap sinergi positif terus berlanjut dengan kepemimpinan Kajari yang baru.
“Terima kasih Bapak Muji atas kontribusi, atas pembelajarannya bagi kami yang ada di Kabupaten Bojonegoro dalam rangka mengembangkan tata kelola keuangan dan tata kelola administrasi yang baik dan sehat. Selamat datang kepada Bapak Zondri Kajari yang baru kami ingin sinergi, kolaborasi, dan juga pendampingan yang sudah dilakukan oleh Kejaksaan bisa diteruskan,” ucapnya.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pencegahan korupsi, pendampingan hukum, serta edukasi hukum bagi masyarakat.
“Tentu kami butuh bimbingan, kami juga butuh arahan, dan juga pembelajaran berkaitan hal-hal dalam rangka tata kelola pemerintahan yang baik. Karena kami ingin ruang kerja sama ini sebagai bentuk komitmen kami bersama-sama untuk penguatan pencegahan korupsi, pendampingan secara hukum, dan memberikan edukasi atau pendidikan hukum kepada kita semua, khususnya kepada masyarakat Bojonegoro,” paparnya.
Bupati mengatakan, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk saling mempererat tali silaturahmi, memperkuat koordinasi, dan membangun komunikasi yang baik antara Pemda, APH, dan masyarakat.(sil/lio/adv)









Balas
Lihat komentar