Kota Malang, blok-a.com – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang membagikan alat peluang usaha untuk menambah keterampilan buruh pabrik rokok, Sabtu (10/12/2022).
Anggaran alat peluang usaha ini diambil melalui Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) Kota Malang.
Seperti yang diketahui bahwa keperuntukan DBHCHT terbagi menjadi 3 bagian diantaranya yakni 50 persen untuk bidang kesejahteraan buruh pabrik, 40 persen untuk bidang kesehatan sedangkan 10 persen untuk bidang pengamanan dan penegakan hukum.
Alat peluang usaha tersebut diberikan kepada 638 karyawan pabrik diantaranya yaitu oven, mesin jahit dan alat pembuat kopi.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi menuturkan pemberikan belanja modal untuk menambah usaha buruh rokok ini sudah diatur dalam Kementrian Keuangan (Kemenkeu) dan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) sehingga Pemkot Malang melaksanakan amanah tersebut.
Lebih lanjut, Eko sarapaan akrabnya menuturkan ketiga pilihan barang tersebut diharapkan dapat menambah skill dan keterampilan di luar profesi buruh rokok.
“Kita berikan alat dan barang saja, tidak ada uang yang kita bagikan, semua berupa barang agar supaya bermanfaat untuk mereka bisa mencari pendapatan disamping menjadi buruh pabrik karena yang sangat berdampak adalah buruh pabrik rokok tadi,” ungkapnya pada Sabtu (10/12/2022).
Selanjutnya, usai memberikan alat-alat tersebut, Diskopindag akan memberikan pelatihan dan pembinaan
“Pasti yang pertama kita akan memberikan pelatihan kita didik, kita bina merrka dengan membuat konveksi, kemudian kopinya dan kuenya nanti akan rutin melakukan kunjungan atau sidak ke alat alat yang sudah kita berikan tadi,” tuturnya.
Eko pun menegaskan, kedepannya Diskopindag akan terus melakukan pengawasan terkait alat yang sudah dihibahkan yang bekerjasama dengan kejaksaan, kepolisian dan inspektorat serta Gaperoma (Gabungan Rokok Malang).
Dengan adanya hibah alat peluang usaha itu Diskopindag berharap kedepannya dapat bermanfaat serta bisa menggerakkan komunitas yang lebih besar untuk mengoptimalkan kreativitasnya.
“Harapan kami kedepan kita akan bikin acara yang lebih meriah dan menggerakan komunitas yang ada di Kota Malang untuk kreativitasnya,” pungkasnya.(ptu/lio)









