Kota Malang, blok-A.com – Dalam memperingari Hari Anak yang bertepatan pada tanggal 23 Juli 2022 mendatang, Wali Kota Malang, Sutiaji gelar santunan ke penyandang disabilitas dari Sekolah Luar Biasa Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) dan anak disabilitas yang tersebar di lima Kecamatan Kota Malang.
Acara ini berlangsung di Rumah Dinas Ijen 2 Kota Malang dan dihadiri 20 anak anak disabilitas yang tersebar di Kota Malang.
Antusias anak-anak disabilitas terlihat jelas ketika mereka diajak keliling Kota Malang dengan Macito.
Raut wajah yang bahagia di gambarkan dengan bersorak sorak, diikuti dengan lantunan Sholawat Nabi saat ke bus Macito yang hendak berjalan.

Keceriaan tergambar juga saat berpamitan, mereka melambaikan tangan serta berpamitan. Tak lupa juga mengucap terimakasih kepada Walikota saat itu.
“Alhamdulillah anak-anak terhibur, mereka banyak yang suka naik macito keliling Kota Malang,” ungkap Widayati.
“Rutenya Kayoetangan Heritage, dan BalainKota. Begitu belok di Balai Kota mereka langsung bersorak sorak, mungkin mereka tau kalau itu pusat Pemerintahan Kota Malang,” lanjutnya.
Harapan Widyati, semoga kita tetap bisa berbagi. Ia juga menjelaskan, santunan ini berkolaborasi dengan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) dan Dinas Sosial tujuannya agar acara ini tepat sasaran.
“Saya minta ke dinas sosial, ke team saya dibawah, LSM juga. Kita cari yang benar benar tepat sasaran,” jelasnya.
Dari santunan yang dilakukan rutin, Widayati juga mengatakan bahwa donasi yang diberikan merupakan kolaborasi dengan Baznas dan uang pribadi.
“Donasi yang kita berikan berupa sembako dan uang saku,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Widayati juga menyampaikan agar Wali Kota membuat program bersama Dinas Sosial untuk minta dukungan dari APBD Pemerintah Kota dan CSR.
“Kami juga mengusahakan akan ada program program layak anak bersama dinas sosial, kami juga memcari CSR untuk program ini,” lanjutnya.
“Saya rasa banyak yang CSR yang bisa kita gandeng untuk kebutuhan sosial seperti ini, agar kita dapat menjadi kota layak anak,” tutupnya.
Harapannya, Kedepannya Kota Malang menjadi kota layak anak dengan katagori yang utama pada tahun yang akan datang.
Sedangkan harapan dari orang tua anak-anak disabilitas juga sama, semoga kedepannya anak-anak disabilitas memiliki nilai di mata masyarakat luas serta dengan adanya kegitan tersebut memberikan dorongan semangat hidup untuk anak anak disabilitas.
“Semoga dengan adanya kegiatan positif seperti ini, memberi semangat lebih untuk anak-anak kami,” ungkapnya. (mg2/bob)










Balas
Lihat komentar