Kota Malang, Blok-A.com – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang mengadakan acara seminar untuk pelaku UMKM, yang bertujuan untuk mengembangkan bisnis kecil mereka.
Mengangkat tema “Mengelola Manejemen Produksi Untuk Bisnis Yang Lebih Baik”, Diskopindag mengundang salah satu Founder dari Diopeni Lurik yaitu Peni Budi Astuti.
Founder Diopeni Lurik, Peni Budi Astuti menjelaskan keinginannya berbagi ilmu kepada para UMKM yang sedang menjalankan usahanya.
“Jadi harus ada manajemen produksi ya, mulai dari pengaturan rencana, proses, hingga hasil produksinya,” tutur Peni pada
Peni menjelaskan bahwa setiap UMKM, butuh yang namanya input dan output. Ia menuturkan bahwa harus ada bahan baku sebagai inputnya, desain atau mesin untuk prosesnya, dan barang kerajinan atau makanan sebagai produknya.
“Untuk meningkatkan manjemen produksi, coba bikin jadwal produksi, desain produk, jumlah peralatan, dan lain lain,” tuturnya.
Didalam seminar, Peni juga mengatakan bahwa SOP itu sangat penting. Hal tersebut akan menjadi identitas bagi para pelaku usaha.
“Didalam usaha kita harus punya cerita.
Kita harus ada SOP, bagaimana proses produksi nya, hingga menjadi sebuah produk,” ucanya.
Total pelaku UMKM yang hadir ada 19 orang. Bermodalkan cerita usahanya, sharing terjalin baik antara Peni dan audiens mengenai tips tips dalam berjualan.
Antusias audiens sangat luar biasa. Banyak yang bertanya kepada Peni selaku Founder Diopeni Lurik bagaiman tips dalam berdagang.
Penjual Kue Tok, Budi bertanya kepada pembicara, bagaimana cara untuk mengatasi komplain customer?
Peni menjawab, bahwa hal tersebut harus dicari penyebabnya apa. Buat sebuah manajemen kualitas seperti bahan baku baik jika apa, ataupun jelek jika apa. Peni menjelaskan secara detail untuk kepuasan pertanyaan audiens.
Ia berharap sangat senang bisa berbagi ilmu dengan para pelaku UMKM. Semoga bisa saling mendapatkan feedback untuk diterapkan untuk mengembangkan usahanya.
(mg1/bob)










Balas
Lihat komentar