Kota Malang, blok-A.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan terapkan Lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masayarakat (STBM) untuk penurunan angka stunting, Selasa (18/10/2022).
Angka stunting di kota Malang hingga saat ini di angka 9,4 persen, angka tersebut terbukti menurun dibanding pada tahun 2017 yakni sebesar 17,48 persen. Hal tersebut tak lepas dari peran serta pemerintah dan seluruh stakeholder terkait.
Wali kota Malang, Sutiaji mengatakan penurunan angka stunting akan berjalan jika kelima pilar tersebut diterapkan, tak hanya itu Sutiaji juga menambahkan peran serta masyarakat juga sangat penting untuk penurunan angka stunting.
“Tapi berbalik lagi, tadi lima pilar bisa dilaksanakan kuncinya adalah kesadaran masyarakat. Dari lima pilar itu menjadi salah satu dari sekian imtrumen penurunan stunting,” tutur Sutiaji saat ditemui seusai acara Monev Kesehatan lingkungan pada Percepatan Kelurahan STBM lima Pilar.
Di kota Malang sendiri terdapat tiga kelurahan yang sudah menerapkan lima pilar tersebut, ketiga kelurahan tersebut adalah Kelurahan Cemorokandang, Kelurahan Arjosari dan Kelurahan Sawojajar.
Dalam kesempatan yang sama, Sutiaji mengapresiasi Kelurahan yang telah berhasil menerapakan STBM lima pilar. Ia pun menyebutkan ketiga Kelurahan tersebut sebagai pilot penerapan project STBM lima pilar.
“Tiga daerah sudah selesai dan sudah mencapai 100 persen, terlebih di pilar ke satu yakni stop buang air besar sembarangan, tapi yang pilar dua sampai lima itu ninimal 50 persen,” imbuhnya.
Dengan adanya deklarasi ketiga daerah yang menerapkan STBM lima pilar tersebut, Sutiaji berharap kedepannya daerah lain dapat mengikuti untuk penurunan angka stunting di kota Malang.
“Kita lihat dokumentasinya seperti apa,goals nya kan mudah-mudahan bisa mengurangi angka stunting kita,” paparnya.
Lebih lanjut, berkaitan dengan hal tersebut Sutiaji menuturkan akan ada penambahan infrastruktur untuk menunjang sanitasi di kota Malang.
“Saat ini sekitar 14 Miliar anggaran untuk sanitasinyang diberikan dari pusat, dananya itu mungkin akan kita kerjakan di akhir tahun, karena biasanya dana dari pusat akan cair di akhir,” pungkasnya.
(mg2/ptu)










Balas
Lihat komentar